YLKI Minta Produsen Minyakita yang Cederai Konsumen Berikan Ganti Rugi

JAKARTA, investor.id – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyayangkan adanya temuan minyak goreng merek Minyakta yang isinya tidak sesuai dengan volume di label. Padahal Minyakita merupakan salah satu program subsidi dari Pemerintah yang bertujuan menekan harga minyak di pasar.
Staf Bidang Penelitian YLKI, Niti Emiliana tak hanya menyayangkan adanya temuan volume Minyakita tak sesuai, juga harga jualnya di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Menurutnya, hal tersebut telah mencederai hak para konsumen.
"Konsumen berhak atas informasi yang benar jelas dan jujur, serta konsumen berhak untuk mendapatkan produk sesuai dengan yang dijanjikan. Dalam hal ini sudah termasuk dalam pelangaran hak konsumen," ungkap Niti, Senin (10/3/2025).
YLKI meminta para pelaku usaha dalam hal ini produsen, untuk bertanggungjawab, dan harus memberikan ganti rugi kepada konsumen. Khususnya, bagi produsen yang kedapatan produk Minyakita tak sesuai takaran.
"Pelaku usaha wajib bertanggung jawab atas kerugian yang dialami oleh konsumen. Konsumen berhak mendapatkan ganti rugi," beber Niti.
Ia melanjutkan, agar kejadian tersebut tak terulang kembali, YLKI meminta pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Kementerian/lembaga terkait lainnya, untuk menindak tegas pelaku usaha yang nakal. Serta menggalakkan pengawasan saat moment Ramadan serta mendekati Lebaran ini karena permintaan bahan pokok pasti meningkat.
"Pemerintah wajib menjaga kuantitas, kualitas bahan pokok termasuk juga harganya sampai ke tangan konsumen," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menemukan beberapa minyak goreng dengan merek kemasan Minyakita, yang volumenya tak sampai 1 liter.
Hal ini ditemukan Mentan saat dirinya melakukan inspeksi mendadak alias sidak, di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (8/3/2025). Minyakita yang tertulis di label 1 liter ternyata setelah diukur ulang volumenya hanya sampai 800 mililiter saja.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV