Kemendag Tarik Minyakita yang Isinya Tak Sesuai Label

JAKARTA, investor.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menarik minyak goreng merek Minyakita yang volumenya tidak sesuai. Hal ini menyusul ditemukannya kemasan Minyakita berlabel 1 liter ternyata hanya berisi 750-800 mililiter saja.
Mendag Budi Santoso mengungkapkan, Kemendag telah menarik produk yang tidak sesuai itu dari pasaran. Dikatakannya, Kemendag terus melakukan penertiban bila terdapat temuan-temuan yang terbukti melanggar aturan dan merugikan masyarakat.
Budi menyontohkan, pada Januari 2025, Kemendag menyegel distributor Minyakita di Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten karena diduga melakukan sejumlah pelanggaran. Produsen bernama PT NNI tersebut salah satunya memasarkan Minyakita tidak sesuai dengan ukuran di kemasan.
Kemendag pun menemukan kasus serupa dilakukan PT Artha Eka Global Asia yang semula pabriknya berada di wilayah Depok Jawa Barat, kemudian pindah ke Karawang.
"Tim Satgas Polri dan Kemendag sedang di Karawang, kita masih menunggu laporannya," ucap Mendag saat ditemui di Jakarta, Senin (10/3/2025).
Untuk produk Minyakita yang volumenya tak sampai 1 liter, Mendag memastikan peredaran telah mulai ditarik dari pasar.
"(Produk Minyakita yang volumenya kurang) sudah kita ditarik," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menemukan beberapa minyak goreng dengan merek kemasan Minyakita, yang volumenya tak sampai 1 liter. Hal ini ditemukan Mentan saat dirinya melakukan inspeksi mendadak alias sidak, di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (8/3/2025).
Awalnya Mentan melakukan pengecekan harga komoditas pangan di tengah periode Ramadhan, sejumlah harga pangan disebut relatif terkendali meskipun beberapa komoditas berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Tak hanya meninjau harga, Mentan pun langsung melakukan pengecekan terhadap Minyakita yang ia beli. Hasilnya, Minyakita tersebut volumenya hanya mencapai 750 hingga 800 mililiter. Padahal seharusnya Minyakita volumenya di angka tepat 1 liter.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV