THR Cair? Begini Cara Bijak Agar Nggak Habis Sekejap

Ketiga, investasikan sebagian THR untuk masa depan. Jangan hanya fokus pada kesenangan sesaat. Sisihkan minimal 10-20% dari THR untuk tabungan atau investasi. Dengan langkah ini, kamu bisa membangun fondasi keuangan yang lebih stabil.
“THR bisa menjadi modal awal untuk investasi reksa dana atau tabungan jangka panjang. Platform seperti IPOT Fund memudahkan siapa saja untuk mulai berinvestasi tanpa perlu modal besar,” jelas Dody.
Keempat, waspada diskon, hindari belanja impulsif. Menjelang Lebaran, promo dan diskon bertaburan di mana-mana. Tapi ingat, membeli barang hanya karena tergoda harga murah bisa berujung pada penyesalan. Pastikan setiap pembelian benar-benar dibutuhkan.
“Disiplin dalam mengikuti anggaran adalah kunci utama menghindari pemborosan. Jangan sampai THR ludes hanya karena belanja impulsif,” kata Dody. Jika barang tersebut tidak benar-benar dibutuhkan, lebih baik tahan diri untuk tidak membelinya.
Kelima, ingat kehidupan setelah Lebaran masih berlanjut. Jangan sampai euforia Lebaran membuatmu lupa bahwa kehidupan tetap berjalan setelah hari raya. Ada tagihan, biaya sekolah anak, serta kebutuhan bulanan lainnya yang harus dipenuhi.
THR bukan sekadar bonus sesaat, tetapi juga peluang untuk memperbaiki kondisi finansial. “Dengan perencanaan yang matang, Lebaran bisa dirayakan dengan bahagia tanpa harus khawatir keuangan menipis setelahnya,” pungkas Dody.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV