Senin, 24 Maret 2025

Tips Kelola THR dengan Bijak di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Penulis : Hendro Dahlan Situmorang
20 Mar 2025 | 18:50 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi tunjangan hari raya (THR). (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Ilustrasi tunjangan hari raya (THR). (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

JAKARTA, investor.id – Jelang hari raya, tunjangan hari raya (THR) menjadi momen yang dinantikan oleh banyak pekerja. Namun, di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik, pengelolaannya yang bijak menjadi semakin penting agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keuangan pribadi.

Ketidakpastian ekonomi saat ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk inflasi yang fluktuatif, ancaman resesi global, dan kenaikan harga kebutuhan pokok. Kondisi ini menuntut masyarakat untuk lebih disiplin dalam mengelola keuangan agar dapat bertahan dan tetap mencapai tujuan finansial mereka.

CEO Grant Thornton Indonesia, Johanna Gani menjelaskan pentingnya pengelolaan THR yang cermat di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

Advertisement

“Ketidakpastian ekonomi menuntut kita untuk lebih disiplin dalam mengatur keuangan. Mengelola THR dengan baik tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga memperkuat ketahanan finansial di masa depan,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (20/3/2025).

Dengan penerapan strategi keuangan yang tepat, THR dapat menjadi alat untuk meningkatkan kestabilan finansial dan membantu individu mencapai tujuan ekonomi yang lebih besar. Berikut cara mengelola THR secara cerdas agar tidak numpang lewat saja:

  1. Buat Anggaran yang Jelas

Sebelum membelanjakan THR, tentukan alokasi dana untuk kebutuhan utama seperti zakat, kebutuhan pokok, dan pembayaran utang. Dengan anggaran yang terencana, THR dapat dimanfaatkan dengan lebih efektif

  1. Sisihkan untuk Dana Darurat

Sebagian dari THR sebaiknya dialokasikan untuk dana darurat guna menghadapi kondisi tak terduga. Idealnya, dana darurat mencakup tiga hingga enam bulan biaya hidup. Bahkan, pendapat lain menyebut idealnya dana darurat mencakup 12 bulan biaya hidup.

  1. Investasi untuk Masa Depan

Menggunakan sebagian THR untuk investasi, seperti reksa dana, emas, atau instrumen keuangan lainnya, dapat membantu meningkatkan nilai kekayaan di masa mendatang.

  1. Hindari Pengeluaran Impulsif

Konsumsi berlebihan saat menerima THR dapat menghambat kestabilan keuangan. Prioritaskan kebutuhan daripada keinginan agar THR tidak habis dalam waktu singkat.

Selain itu, Grant Thornton Indonesia juga mengingatkan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang. Meskipun THR sering kali dianggap sebagai tambahan pendapatan musiman, mengelola dana tersebut dengan bijak dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

Dengan memanfaatkan THR untuk membayar utang atau meningkatkan tabungan pensiun, individu dapat memperkuat fondasi keuangan mereka, sehingga lebih siap menghadapi kebutuhan di masa depan.

Selain itu, dalam situasi yang tidak menentu seperti saat ini, penting bagi individu untuk memperhatikan aspek pengelolaan risiko keuangan. Mengalokasikan sebagian THR untuk asuransi atau perlindungan finansial lainnya dapat memberikan rasa aman jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti sakit atau kehilangan pekerjaan.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 32 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 56 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia