Senin, 24 Maret 2025

Hamas Siap Berunding dengan AS Meski Kritik Trump

Penulis : Grace El Dora
10 Mar 2025 | 19:20 WIB
BAGIKAN
Seorang pejabat senior Hamas, Mushir al-Masri, menuduh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memiliki standar ganda yang mencolok. (Foto: Kompilasi)
Seorang pejabat senior Hamas, Mushir al-Masri, menuduh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memiliki standar ganda yang mencolok. (Foto: Kompilasi)

RIYADH, investor.id – Hamas mengaku siap berunding dengan Amerika Serikat (AS) meski mengritik Presiden AS Donald Trump. Seorang pejabat senior Hamas, Mushir al-Masri, menuduh Trump memiliki "standar ganda yang mencolok" terkait pembebasan sandera di Gaza.

Komentar Al-Masri muncul setelah Gedung Putih mengonfirmasi adanya negosiasi langsung dengan Hamas untuk mengamankan pembebasan sandera, yang menandai perubahan signifikan dalam kebijakan AS.

Pembicaraan antara Hamas dan AS bertujuan untuk mencapai stabilitas di kawasan tersebut, kata al-Masri seperti dikutip CNN internasional, Senin (10/3/2025). Namun, gencatan senjata Gaza masih belum pasti karena Israel memblokir bantuan vital untuk menekan Hamas agar memperpanjang gencatan senjata.

Advertisement

Pemerintah Israel telah menolak terlibat dalam pembicaraan langsung dengan Hamas sejak serangan teror 7 Oktober 2023 dan telah berjanji untuk melenyapkan kelompok tersebut.

Al-Masri menekankan, Hamas kini berupaya menyelesaikan masalah penyanderaan dengan imbalan negosiasi pada fase kedua gencatan senjata. Ini akan melibatkan pembebasan sandera yang masih hidup dengan imbalan akhir pertempuran yang berkelanjutan.

Saat ini, hanya satu sandera Amerika yang masih hidup bernama Edan Alexander yang diyakini masih berada di Gaza. Sedangkan empat warga Amerika lainnya yang telah ditnyatakan tewas dan sedikitnya 12 tawanan AS-Israel.

Al-Masri mengritik Trump karena dinilai berfokus pada tahanan Israel, sementara mengabaikan hampir 10.000 tahanan Palestina di penjara Israel. Ia juga menuduh pemerintah AS bias terhadap Israel, memosisikan dirinya sebagai pihak dalam konflik daripada mediator.

Meskipun ada pembicaraan, Trump terus mengancam Hamas dengan menyatakan mereka harus segera membebaskan semua sandera atau menghadapi konsekuensi. Utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, mengisyaratkan kemungkinan aksi militer Amerika di Gaza jika Hamas gagal memenuhi tuntutan AS.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Terkerek Ringan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini terkerek ringan. Cek juga harga buyback emas Antam.
Market 4 menit yang lalu

Ada yang Ketok Dividen Hari Ini, Biasanya Gede

Salah satu saham yang menarik untuk dikoleksi adalah saham BRI (BBRI). BBRI sendiri menggelar RUPST hari ini.
Market 25 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 54 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia