Hamas Serahkan Jenazah 4 Sandera Saat Israel Bebaskan Tahanan

RIYADH, investor.id – Hamas menyerahkan jenazah empat sandera Israel sambil menunggu ratusan tahanan Palestina dibebaskan oleh Israel, sebagai balasannya. Pertukaran yang dilaksanakan semalam, Rabu (26/2/2025) menandai pertukaran terakhir sebagai bagian dari gencatan senjata yang rapuh di Gaza.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 19 Januari 2025 dan sebagian besar telah terlaksana, meskipun mengalami banyak kemunduran. Namun fase pertama gencatan senjata akan berakhir minggu ini dan nasib fase berikutnya, yang bertujuan untuk mengakhiri perang, masih belum jelas. Hamas mengatakan sejauh ini pihaknya belum menerima usulan apa pun.
Setelah berhari-hari mengalami kebuntuan, mediator Mesir mengamankan penyerahan jenazah empat sandera terakhir dalam fase pertama kesepakatan tersebut, untuk 620 warga Palestina yang ditahan oleh pasukan Israel di Gaza atau dipenjara di Israel.
Israel menolak membebaskan tahanan pada Sabtu (22/2/2025) setelah Hamas menyerahkan enam sandera dalam sebuah upacara yang dipentaskan.
Hamas telah memamerkan sandera hidup dan peti mati yang membawa sisa-sisa sandera di atas panggung di depan kerumunan di Gaza sebelum menyerahkannya, yang menuai kritik tajam termasuk dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Penyerahan terakhir tidak mencakup upacara seperti itu.
Israel menerima peti mati yang membawa sisa-sisa keempat sandera, kantor Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu mengatakan pada dini Kamis (27/2/2025).
Hamas sebelumnya telah mengidentifikasi jenazah tersebut sebagai Tsachi Idan, Itzhak Elgarat, Ohad Yahalomi dan Shlomo Mantzur yang semuanya diculik selama serangan 7 Oktober 2023 dari rumah kibbutz mereka di dekat Gaza.
Jenazah tersebut sedang menjalani identifikasi awal di wilayah Israel dan pemberitahuan resmi akan diberikan kepada keluarga para sandera setelah prosesnya selesai, kata kantor Netanyahu dalam pernyataan resminya.
Perjanjian serah terima juga telah ditunda sebelumnya setelah Hamas menyerahkan jenazah seorang wanita tak dikenal sebagai ganti Shiri Bibas, sebelum menyerahkan jenazah yang benar keesokan harinya.
Pemeriksaan forensik lengkap untuk menentukan penyebab kematian keempat sandera terakhir akan dilakukan kemudian, menurut kementerian kesehatan Israel.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV