Senin, 24 Maret 2025

Kredit UMKM Mandek, Prabowo Cari Jalan Keluar

Penulis : Prisma Ardianto
23 Mar 2025 | 19:07 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. (Kemenko Perekonomian/Istimewa)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. (Kemenko Perekonomian/Istimewa)

Dalam sebuah pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/3/2025), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa presiden telah memberi arahan untuk memacu penyaluran kredit ke sektor-sektor produktif, seperti UMKM.

Prabowo, kata Airlangga secara khusus memberikan arahan terkait optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menurut dia, akan ada revisi Keppres mengenai KUR dengan memasukkan Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) dan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko Pemmas) dalam komite terkait.

“Bapak Presiden mengarahkan agar komitenya didorong untuk meningkatkan pembiayaan usaha produktif,” ungkap Airlangga dalam keterangan pers usai bertemu Presiden Prabowo.

Advertisement

Sementara mengacu laporan Kementerian UMKM, realisasi penyaluran KUR sampai dengan 16 Maret 2025 telah mencapai Rp 44,73 triliun kepada 788.237 debitur. Program KUR menjadi salah satu instrumen utama dalam mendukung pertumbuhan UMKM secara nasional.

Realisasi penyaluran KUR selama 2,5 bulan itu terbilang sangat lambat jika disandingkan target Rp 300 triliun sepanjang tahun 2025. Untuk mencapai target tersebut, penyaluran KUR seharusnya bisa mencapai Rp 25 triliun per bulan. Artinya, penyaluran KUR hingga medio Maret 2025 semestinya sudah mencapai sekitar Rp 62,5 triliun.

Kredit UMKM Mandek, Prabowo Cari Jalan Keluar
Ilustrasi: Investor Daily

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengakui lambatnya realisasi penyaluran KUR tersebut. Menurut dia, masih terdapat berbagai macam kendala untuk mencapai target tersebut, mulai dari isu terkait administrasi, informasi ketentuan dan kriteria KUR, hingga soal agunan tambahan.

“Target penyaluran KUR 2025 sebesar Rp 300 triliun, dengan target debitur baru sebanyak 2,34 juta orang, dan target debitur graduasi sebesar 1,17 juta orang, serta 60% penyaluran untuk sektor produksi,” ucap Maman dalam pernyataan resmi yang diterima pada Kamis (19/3/2025).

Dia juga memahami penyaluran KUR punya kompleksitas yang luar biasa. Kementerian UMKM berharap bank penyalur dapat memetakan inti permasalahan pendistribusian KUR sehingga target bisa tercapai.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 41 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia