Senin, 24 Maret 2025

Prabowo Pastikan Danantara Adopsi Manajemen Berstandar Internasional

Penulis : Prisma Ardianto
21 Mar 2025 | 20:40 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) menyalami menteri saat bersiap memimpin sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (21/3/2025). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) menyalami menteri saat bersiap memimpin sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (21/3/2025). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto mengatakan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Indonesia menerapkan manajemen berstandar internasional. Standar ini akan didukung pelibatan sejumlah tokoh internasional sebagai penasihat lembaga tersebut.

“Saya yakin manajemen semua aset di bawah Danantara akan lebih baik karena kita akan pakai manajemen yang berstandar internasional. Juga dengan beberapa penasihat-penasihat tingkat internasional,” kata Prabowo saat memberi arahan kepada para menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/3/2025), seperti dikutip dari Antara.

Adapun beberapa tokoh internasional yang sudah masuk struktur kepengurusan Danantara, yakni investor asal Amerika Serikat Ray Dalio dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair yang akan bertindak sebagai Dewan Penasihat.

Advertisement

Prabowo menyatakan bahwa peluncuran Danantara Indonesia merupakan sebuah keputusan yang berani, mengingat langkah konsolidasi seluruh aset dan dana BUMN untuk dikelola dalam satu lembaga.

Karena dana dan aset BUMN merupakan kekuatan ekonomi pemerintah, Kepala Negara meminta pengelolaan dana harus dilakukan sebaik-baiknya dan setransparan mungkin dengan tingkat akuntabilitas yang tinggi. Dia pun menekankan kepada pimpinan Danantara untuk senantiasa berhati-hati dalam mengambil keputusan.

“Kalau perlu keputusan-keputusan itu diambil secara hati-hati dan kalau perlu, tidak perlu terlalu cepat. Ini adalah kekayaan anak dan cucu kita. Harus dijaga dengan baik,” kata Prabowo.

Di samping itu, Presiden Prabowo meminta pengawasan dan penilaian risiko Danantara diteraokan secara berlapis, termasuk tokoh masyarakat dari berbagai kalangan yang bisa ikut mengawasi. Seluruh kebijakan yang dikeluarkan pimpinan Danantara pun harus bisa diaudit dan dipertanggungjawabkan setiap saat.

Prabowo Pastikan Danantara Adopsi Manajemen Berstandar Internasional
Ilustrasi: Investor Daily

Sebagai sovereign wealth fund (SWF) milik Indonesia, Danantara berperan dalam mengoptimalisasi aset-aset BUMN untuk diinvestasikan dalam berbagai proyek strategis berjangka panjang. Danantara akan mengelola aset negara lebih dari US$ 900 miliar, dengan proyeksi dana awal mencapai US$ 20 miliar.

Dalam peluncuran Danantara pada 24 Februari 2025, Kepala Negara menyebut putaran pertama investasi senilai US$ 20 miliar akan diprioritaskan untuk proyek strategis, antara lain hilirisasi nikel bauksit, tembaga, pembangunan pusat data, kecerdasan buatan, kilang minyak pabrik petrokimia, produksi pangan dan protein, akuakultur, serta energi terbarukan.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 34 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 58 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia