Presiden Prabowo Apresiasi Kerja Kabinet Merah Putih untuk Fokus Isu Pangan

JAKARTA, investor.id – Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja para menteri Kabinet Merah Putih untuk fokus isu pangan. Presiden Prabowo secara khusus menggarisbawahi kinerja timnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Presiden Prabowo menyebutkan begitu banyak kebijakan yang dihasilkan dalam waktu singkat. Keberhasilan tersebut tidak bisa dilepaskan dari kerja keras para menteri, wakil menteri, dan kepala badan yang tergabung dalam Kabinet Merah Putih.
Secara khusus dalam pembukaan Sidang Kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (21/3/2025), Presiden Prabowo mengapresiasi kerja kabinetnya di sektor pertanian.
“Bulan-bulan ini, terutama selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri, kondisi pangan kita aman dan cukup terkendali. Ini jangan dianggap ringan. Kita adalah negara terbesar keempat di dunia dengan jumlah penduduk yang sangat besar. Bertahun-tahun kita selalu khawatir dengan kondisi pangan kita, apakah harus impor. Alhamdulillah, tahun ini produksinya sangat baik,” ungkap Presiden dalam keterangan yang dirilis Sabtu (22/3/2025).
Presiden Prabowo juga menegaskan sektor pertanian sangat penting bagi keamanan negara. “Pangan adalah yang paling utama. Harga saham boleh naik turun, tapi jika pangan aman, negara juga aman,” tekannya.
Presiden Prabowo juga menyampaikan dirinya terus memantau harga pangan di pasar. Meskipun harga cabai rawit sempat mengalami kenaikan, ia memastikan bahwa harga tersebut kini mulai turun.
Atas pencapaian ini, Presiden Prabowo mengapresiasi seluruh pihak yang bekerja keras di sektor pertanian.
Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman memang menyebutkan Presiden Prabowo memantau harga pangan secara intensif, bahkan kerap menghubunginya beberapa kali dalam sehari untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok, khususnya beras dan minyak goreng.
“Arahan Bapak Presiden, harga diminta stabil, bila perlu turun. Itu permintaan beliau, dan beliau pantau secara langsung. Pernah dalam satu hari, beliau menelepon saya tiga kali untuk menanyakan harga. Tadi malam pun beliau menelepon, memantau perkembangan harga, bahkan Wakil Menteri Pertanian (Sudaryono) juga ditelepon,” ujar Mentan Amran saat meninjau operasi pasar pangan murah di PT Pos Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada 18 Maret 2025.
Mentan Amran menjelaskan stok pangan nasional, termasuk beras dan minyak goreng, dalam kondisi melimpah sehingga tidak ada alasan bagi harga untuk mengalami kenaikan signifikan.
Guna memastikan stabilitas harga menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah dan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan terus menggelar operasi pasar pangan murah secara berkelanjutan.
Mentan Amran menegaskan langkah ini dilakukan secara merata, terutama di daerah yang mengalami lonjakan harga.
“Kami pastikan operasi pasar terus berjalan agar harga tetap stabil dan masyarakat tidak terbebani,” imbuhnya.
Dengan langkah-langkah strategis ini, pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional tetap terjaga dan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga bahan pokok.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV