Kredit UMKM Mandek, Prabowo Cari Jalan Keluar

JAKARTA, investor.id – Kredit UMKM mencatat pertumbuhan sebesar 2,1% year on year (yoy) menjadi Rp 1.393,4 triliun pada Februari 2025, menegaskan rekor pertumbuhan terendah pascapandemi Covid-19.
Berdasarkan data uang beredar (M2) Bank Indonesia (BI), kredit UMKM pada awal tahun 2025 masih belum mampu bangkit dari rentetan pelemahan pada 2024. Kredit UMKM belum jua terangkat meski disulut momen jelang Ramadan dan Lebaran.
Pertumbuhan 2,1% yoy itu jadi yang terburuk pascapandemi Covid-19 dinyatakan berakhir pada Juni 2023. Bahkan jika menengok jauh ke belakang, kinerja bulanan kredit UMKM pada Februari 2025 juga menjadi yang terendah selama 39 bulan terakhir atau lebih dari 3 tahun belakangan.
Baca Juga:
Kredit Tumbuh 10,30% pada Februari 2025Kredit UMKM secara rinci pada Februari 2025 tersebar untuk kredit mikro Rp 627,2 triliun yang turun 0,9% yoy; kredit kecil Rp 461,1 triliun atau naik 7,9 yoy; dan kredit menengah Rp 305,0 triliun atau meningkat sedikit 0,5% yoy.
Sedikit kabar baik, pertumbuhan mini dari kredit UMKM di awal tahun 2025 masih lebih baik saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Sekitar rentang Agustus 2020 – April 2021, kredit UMKM bahkan tercatat ke rentang pertumbuhan negatif. Posisi terdalam, kredit UMKM jatuh -2,95%.
Baca Juga:
Lesu Daya Beli Tekan Kredit UMKMKinerja kredit UMKM telah jauh tertinggal dari perkembangan total kredit perbankan yang tumbuh 9,0% yoy menjadi Rp 7.684,1 triliun berdasarkan data M2. Kredit korporasi menopang dengan peningkatan 14,7% yoy menjadi Rp 4.185,4 triliun.
Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) perbankan tumbuh 5,1% yoy menjadi Rp 8,612,5 triliun pada Februari 2025. Tren perkembangan DPK perbankan itu bergerak naik lebih tinggi dari bulan sebelumnya 4,8% yoy.
Langkah Prabowo
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV