Senin, 24 Maret 2025

Multifinance Salurkan Pembiayaan Kendaraan Listrik Rp 16,6 Triliun pada 2024

Penulis : Prisma Ardianto
7 Mar 2025 | 18:48 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melakukan uji berkendara salah satu produk sepeda motor listrik di Jakarta. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww)
Pengunjung melakukan uji berkendara salah satu produk sepeda motor listrik di Jakarta. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww)

JAKARTA, investor.id – Perusahaan pembiataan atau multifinance mencatat penyaluran pembiayaan senilai Rp 16,63 triliun untuk jenis barang berupa kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) sepanjang 2024. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang prospek cerah untuk perkembangan pembiayaan kendaraan listrik di masa mendatang.

“Penyaluran pembiayaan kendaraan listrik per Desember 2024 mencapai Rp 16,63 triliun atau sebesar 3,31% dari total piutang pembiayaan,” ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya OJK, Agusman kepada wartawan, pada Jumat (7/3/2025).

Ia tak mengungkap tren pertumbuhan dari pembiayaan kendaraan listrik tersebut. Namun demikian, Agusman yakin perkembangan yang ada punya potensi besar bagi multifinance dan kontribusinya ke ekosistem pembiayaan hijau di masa depan.

Advertisement

“Dengan melihat perkembangan tersebut serta dukungan pemerintah dalam membangun ekosistem kendaraan listrik, pembiayaan kendaraan listrik ke depan masih memiliki potensi yang besar untuk terus ditingkatkan dan dapat berkontribusi dalam mendorong percepatan terbentuknya ekosistem green financing di Indonesia,” urai Agusman.

Adapun berdasarkan data OJK, total piutang pembiayaan multifinance pada Desember 2024 mencapai Rp 503,43 triliun atau tumbuh 6,92% year on year (yoy). Pertumbuhan itu bergerak melambat selama Juli-Desember 2024.

Secara kualitas, tingkat pembiayaan bermasalah yang tercermin dalam rasio non performing financing (NPF) secara gross tercatat sebesar 2,70% dan NPF net 0,75%. Adapun gearing ratio pada Desember 2024 masih terjaga di posisi 2,31 kali, masih jauh dari batas 10 kali.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 32 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 56 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia