Senin, 24 Maret 2025

Bisnis Pulih, Akulaku Finance Pasang Target Tinggi

Penulis : Teguh Adi Prasetyo
17 Mar 2025 | 22:36 WIB
BAGIKAN
Manajemen Akulaku Finance dalam Media Gathering dan Iftar di Shangri-La, Jakarta, Senin (17/3/2025). (B-Universe Photo/Teguh Adi Prasetyo)
Manajemen Akulaku Finance dalam Media Gathering dan Iftar di Shangri-La, Jakarta, Senin (17/3/2025). (B-Universe Photo/Teguh Adi Prasetyo)

JAKARTA, investor.id – PT Akulaku Finance Indonesia (Akulaku Finance) tengah melangsungkan pemulihan bisnis, usai lepas dari larangan menjual produk Buy Now Pay Later (BNPL). Perusahaan pun mematok target tinggi untuk penyaluran pembiayaan tahun 2025.

Perusahaan akan mengandalkan lini bisnis utama yaitu layanan BNPL atau juga dikenal PayLater dalam mengakselerasi kegiatan usahanya di tahun ini maupun di tahun-tahun mendatang.

Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia, Perry Barman Slangor mengatakan, perusahaan akan meningkatkan ekspansi layanan BNPL dengan tetap menjaga kualitas pertumbuhan aset. Selain itu, diversifikasi sumber pendanaan juga menjadi fokus utama guna meningkatkan daya saing dan memastikan keberlanjutan pertumbuhan bisnis di industri pembiayaan digital.

Advertisement

“Dengan pendekatan ini, kami optimistis dapat menjaga kelangsungan ekspansi sesuai rencana serta memperkuat posisi kami sebagai salah satu pemain utama di industri pembiayaan digital,” ujar Perry dalam acara Media Gathering dan Iftar di Shangri-La, Jakarta, Senin (17/3/2025).

Sementara itu, Direktur Keuangan Akulaku Finance, Aan Setiawandi, menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024, perusahaan berhasil menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp 6 triliun. Rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) net juga tercatat tetap terjaga di level 1,1% pada akhir 2024.

“Pada tahun 2025, perusahaan menargetkan dapat membukukan Rp 9,1 triliun pembiayaan baru, atau tumbuh 52% dari tahun sebelumnya,” ujar Aan.

Untuk mencapai target tersebut, Aan menjelaskan bahwa perusahaan akan menerapkan sejumlah strategi, termasuk meningkatkan ekspansi mitra, melakukan inovasi teknologi, mendiversifikasi sumber pendanaan, serta memperkuat sinergi dengan ekosistem Akulaku Group, baik dari sisi pendanaan maupun penawaran produk.

“Sejumlah strategi tersebut akan menjadi kunci dalam mempertahankan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan,” elas Aan.

Era Pemulihan Bisnis

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 32 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 56 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia