Bisnis Pulih, Akulaku Finance Pasang Target Tinggi

JAKARTA, investor.id – PT Akulaku Finance Indonesia (Akulaku Finance) tengah melangsungkan pemulihan bisnis, usai lepas dari larangan menjual produk Buy Now Pay Later (BNPL). Perusahaan pun mematok target tinggi untuk penyaluran pembiayaan tahun 2025.
Perusahaan akan mengandalkan lini bisnis utama yaitu layanan BNPL atau juga dikenal PayLater dalam mengakselerasi kegiatan usahanya di tahun ini maupun di tahun-tahun mendatang.
Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia, Perry Barman Slangor mengatakan, perusahaan akan meningkatkan ekspansi layanan BNPL dengan tetap menjaga kualitas pertumbuhan aset. Selain itu, diversifikasi sumber pendanaan juga menjadi fokus utama guna meningkatkan daya saing dan memastikan keberlanjutan pertumbuhan bisnis di industri pembiayaan digital.
“Dengan pendekatan ini, kami optimistis dapat menjaga kelangsungan ekspansi sesuai rencana serta memperkuat posisi kami sebagai salah satu pemain utama di industri pembiayaan digital,” ujar Perry dalam acara Media Gathering dan Iftar di Shangri-La, Jakarta, Senin (17/3/2025).
Sementara itu, Direktur Keuangan Akulaku Finance, Aan Setiawandi, menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024, perusahaan berhasil menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp 6 triliun. Rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) net juga tercatat tetap terjaga di level 1,1% pada akhir 2024.
“Pada tahun 2025, perusahaan menargetkan dapat membukukan Rp 9,1 triliun pembiayaan baru, atau tumbuh 52% dari tahun sebelumnya,” ujar Aan.
Untuk mencapai target tersebut, Aan menjelaskan bahwa perusahaan akan menerapkan sejumlah strategi, termasuk meningkatkan ekspansi mitra, melakukan inovasi teknologi, mendiversifikasi sumber pendanaan, serta memperkuat sinergi dengan ekosistem Akulaku Group, baik dari sisi pendanaan maupun penawaran produk.
“Sejumlah strategi tersebut akan menjadi kunci dalam mempertahankan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan,” elas Aan.
Era Pemulihan Bisnis
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV