Senin, 24 Maret 2025

Ketua DPR Minta Semua Pihak Hormati Jalannya Pembahasan Revisi UU TNI

Penulis : Yustinus Patris Paat
17 Mar 2025 | 21:29 WIB
BAGIKAN
Ketua DPR Puan Maharani di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2025. (Foto: Yustinus Patris Paat)
Ketua DPR Puan Maharani di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2025. (Foto: Yustinus Patris Paat)

JAKARTA, investor.id - Ketua DPR Puan Maharani merespons penjagaan ketat di Hotel Fairmont Jakarta saat pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI). Menurutnya, hal itu untuk mencegah pihak yang berusaha masuk tanpa izin ke lokasi rapat.

"Teman-teman kan juga tahu bahwa ada yang menggeruduk atau masuk tanpa izin. Jadi memang apapun, kalau dalam suatu acara kemudian masuk tanpa izin, ya kan tidak diperbolehkan," ujar Puan di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/3/2025).

Puan menjelaskan, proses pembahasan RUU TNI sudah dilakukan secara transparan sesuai mekanisme yang berlaku. Karena itu, dia meminta semua pihak untuk menghormati jalannya diskusi dan tidak melakukan tindakan yang mengganggu jalannya rapat.

Advertisement

"Tidak patut untuk dilakukan itu masuk ke dalam rumah yang bukan rumahnya," tandas Puan.

Sebelumnya, tiga aktivis dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk sektor keamanan melakukan aksi protes saat rapat Panja Revisi Undang-Undang (UU) TNI berlangsung di Fairmont Hotel, Jakarta, pada Sabtu (15/3/2025). Mereka berusaha masuk ke ruang pertemuan yang terletak di Ruby 1 dan 2 untuk menyuarakan penolakan terhadap pembahasan revisi tersebut.

Salah satu aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus, mengenakan pakaian serba hitam saat mencoba menerobos masuk. Namun, upayanya terhenti ketika dua staf berpakaian batik menghadangnya. Ia bahkan sempat terdorong hingga jatuh ke lantai sebelum bangkit kembali.

"Woi, Anda mendorong, teman-teman, bagaimana kita kemudian di-represif," serunya.

Andrie bersama dua aktivis lainnya kemudian melanjutkan protes mereka di depan pintu rapat yang telah tertutup rapat. Dengan suara lantang, mereka menyerukan agar pembahasan RUU TNI dihentikan.

"Kami menolak adanya pembahasan di dalam. Kami menolak adanya dwifungsi ABRI. Hentikan pembahasan dwifungsi RUU TNI, hentikan, hentikan bapak ibu. Kami meminta dihentikan karena prosesnya dilakukan secara diam-diam dan tertutup," pungkas Andrie.

Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 23 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 52 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 2 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia