Senin, 24 Maret 2025

DPR Siap Dialog dan Beri Penjelasan kepada Masyarakat Soal Revisi UU TNI

Penulis : Yustinus Patris Paat
20 Mar 2025 | 15:18 WIB
BAGIKAN
Mahasiswa gelar aksi tolak UU TNI di depan gerbang utama DPR, Jalan Gator Subroto, Jakarta, Kamis (20/3/2025)
Mahasiswa gelar aksi tolak UU TNI di depan gerbang utama DPR, Jalan Gator Subroto, Jakarta, Kamis (20/3/2025)

JAKARTA, investor.id - Ketua DPR Puan Maharani memastikan DPR siap memberikan penjelasan lebih lanjut kepada mahasiswa dan masyarakat yang masih ragu atau menolak pengesahan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI). Puan memastikan hal-hal yang dikhawatirkan seperti dwifungsi militer di RUU TNI, tidak akan terjadi.

Puan menyatakan siap untuk berdialog dan memberikan penjelasan secara langsung, sehingga tidak perlu ada kecurigaan atau prasangka yang tidak berdasar. 

“Kami berharap masyarakat, khususnya mahasiswa, dapat lebih memahami apa yang telah disahkan dan bagaimana hal ini akan berdampak positif bagi pembangunan bangsa, kita tetap mengedepankan supremasi sipil," ujar Puan di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/3/2025).

Advertisement

Puan menegaskan pembahasan RUU TNI sudah diselenggarakan sesuai mekanisme yang berlaku. Selain itu, kata dia, pembahasan RUU TNI dilakukan dengan hati-hati dan penuh pertimbangan.

"Setelah ini, kami akan segera memberikan akses kepada publik untuk menerima draft yang sudah disahkan dan keputusan yang telah diambil,” tutur Puan. 

Karena itu, Puan kembali mengajak dan mengimbau para mahasiswa yang menolak RUU TNI, untuk berdialog dan berdiskusi dengan DPR. Puan mengatakan DPR siap memberikan penjelasan yang dibutuhkan terkait RUU TNI.

"Nanti kami siap untuk memberikan penjelasan bahwa apa yang dikhawatirkan apa yang dicurigai, bahwa ada berita-berita yang kemudian revisi undang-undang TNI ini tidak akan sesuai dengan yang diharapkan, Insyaallah tidak (benar)," ungkap Puan.

Puan memastikan, perubahan UU TNI dimaksudkan untuk menguatkan pertahanan negara dari berbagai ancaman dan dinamika yang terjadi. Meski begitu, UU TNI yang baru tetap berpegangan pada prinsip alam demokrasi Indonesia. 

“Kami berkomitmen untuk mengutamakan supremasi sipil dan menjaga hak-hak demokrasi serta HAM sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku di Indonesia dan internasional,” pungkas Puan.

Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 34 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 58 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia