Senin, 24 Maret 2025

Tolak Revisi UU TNI, Koalisi Masyarakat Sipil: Serampangan dan Tergesa-gesa

Penulis : Andrea Hosana
17 Mar 2025 | 16:08 WIB
BAGIKAN
Koordinator Kontras Dimas Bagus Arya Saputra mewakili Koalisi Masyakat Sipil menyampaikan penolakan revisi UU TNI
Koordinator Kontras Dimas Bagus Arya Saputra mewakili Koalisi Masyakat Sipil menyampaikan penolakan revisi UU TNI

JAKARTA, investor.id - Kelompok Masyarakat Sipil menolak revisi Undang-Undang (RUU) Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sebab pelaksanaannya dinilai serampangan dan tergesa-gesa. Hal ini ditegaskan Koordinator Kontras Dimas Bagus Arya Saputra.

Mewakili Kelompok Masyarakat Sipil, Dimas menolak kembalinya dwifungsi TNI melalui revisi tersebut.

“Kami semua sepakat, kami kelompok masyarakat sipil menolak revisi Undang-Undang TNI disahkan secara serampangan dan segera-gera, terburu-buru,” tegas Dimas dalam konferensi pers di Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta, Senin (17/3/2025).

Advertisement

Putri Proklamator Mohammad Hatta, Halida Hatta menilai, RUU TNI ini akan mengembalikan dwifungsi TNI yaitu militer aktif memenuhi jabatan-jabatan sipil.

Halida menyebut penempatan TNI aktif tidak sesuai dengan prinsip profesionalisme TNI dan berisiko memunculkan masalah, seperti eksklusi warga sipil dari jabatan sipil, menguatkan dominasi militer di ranah sipil, dan memicu terjadinya kebijakan maupun loyalitas. 

“Perluasan jabatan sipil dalam RUU TNI itu di antaranya adalah dengan menempatkan militer aktif di Kejaksaan Agung hingga Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ingat TNI adalah alat pertahanan negara untuk perang, sedangkan Kejaksaan Agung adalah lembaga penegak hukum,” jelas Halida. 

Sebelumnya, DPR RI melakukan pembahasan RUU di hotel mewah bintang kim. Mereka menilai pembahasan yang tertutup yang dilakukan di hotel bintang lima di Jakarta pada akhir pekan ini telah menunjukkan buruknya komitmen transparansi dan partisipasi publik, serta bertentangan dengan langkah efisiensi anggaran.

Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 23 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 52 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 2 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia