Senin, 24 Maret 2025

Indonesia Bakal Pimpin Pasar Halal Global

Penulis : Salman Mardira
27 Feb 2025 | 19:12 WIB
BAGIKAN
CEO B-Universe Rio Abdurachman dalam acara Ekonomi Syariah 2025: Gaya Hidup Halal dan Tren Konsumsi yang digelar B-Universe di Hotel Ritz Carlton-Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (27/2/2025). (Foto: B-Universe/ Erfan Maruf)
CEO B-Universe Rio Abdurachman dalam acara Ekonomi Syariah 2025: Gaya Hidup Halal dan Tren Konsumsi yang digelar B-Universe di Hotel Ritz Carlton-Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (27/2/2025). (Foto: B-Universe/ Erfan Maruf)

JAKARTA, investor.id – Indonesia merupakan salah satu konsumen produk halal terbesar di dunia, sehingga memposisikannya sebagai pemain kunci dalam industri halal global, menurut CEO B-Universe Rio Abdurachman. Dengan besarnya populasi mayoritas Muslim, industri ini berkembang pesat dan berpotensi memimpin secara internasional.

“Kita punya daya konsumsi yang luar biasa di industri halal,” papar Rio dalam acara Ekonomi Syariah 2025: Halal Lifestyle and Consumer Trends di Jakarta, Kamis (27/2/2025). Ia mencatat. Indonesia kini berada di peringkat ketiga dalam Indikator Ekonomi Islam Global (GIEI), mengungguli Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain.

Rio menyoroti pengaruhnya yang semakin besar.

Advertisement

Populasi Muslim Indonesia, yang terbesar di dunia dengan 241,7 juta jiwa, mendorong permintaan yang signifikan terhadap produk halal. Rio mengatakan konsumsi produk halal global pada 2024 diproyeksikan mencapai US$ 2,4 triliun, dengan pengeluaran Muslim untuk barang-barang halal diperkirakan akan melampaui US$ 3 triliun untuk tahun tersebut.

“Di Indonesia, konsumsi produk halal diproyeksikan mencapai US$ 281,6 miliar, dengan industri halal menyumbang Rp 11.700 triliun atau 48,34% dari (produk domestik bruto) PDB 2025,” katanya, mengutip data dari Laporan Pasar Halal Indonesia 2021/ 2022.

Rio mengatakan angka-angka ini menggarisbawahi peran Indonesia yang semakin besar di pasar halal global. “Gaya hidup halal bukan lagi sekadar pilihan tetapi standar baru bagi ekonomi global,” imbuhnya.

Sementara itu, Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menegaskan Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar konsumen tetapi juga pemimpin dalam industri halal. “Kita harus menjadi pemain kunci dan menciptakan manfaat bagi bangsa, masyarakat, dan ekonomi kita,” tegasnya.

Friderica menyoroti posisi Indonesia yang kuat di berbagai sektor industri halal.

“Indonesia menempati peringkat kedua secara global dalam industri makanan halal, ketiga dalam mode Muslim, kelima dalam industri farmasi dan kosmetik halal, keenam dalam media dan rekreasi, dan ketujuh dalam keuangan Islam,” sambungnya.

Selain itu, Indonesia menduduki puncak Global Muslim Travel Index 2024 untuk pariwisata ramah Muslim, yang semakin memperkuat posisi internasionalnya.

“Ini menunjukkan Indonesia memiliki potensi tidak hanya untuk berpartisipasi tetapi juga untuk memimpin dalam membentuk masa depan ekonomi halal global,” pungkas Friderica.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Terkerek Ringan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini terkerek ringan. Cek juga harga buyback emas Antam.
Market 3 menit yang lalu

Ada yang Ketok Dividen Hari Ini, Biasanya Gede

Salah satu saham yang menarik untuk dikoleksi adalah saham BRI (BBRI). BBRI sendiri menggelar RUPST hari ini.
Market 25 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 54 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia