Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu untuk Hadapi Tantangan Pembangunan

JAKARTA, investor.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pembangunan bangsa Indonesia merupakan hasil kerja keras banyak pihak dari masa ke masa. Karena itu, dia mengajak seluruh pihak untuk menjaga persatuan. Prabowo menekankan, pembangunan merupakan perjalanan panjang yang penuh tantangan.
"Berkali-kali saya katakan, ini bukan hanya prestasi kita, ini adalah kerja keras presiden-presiden sebelum kita, menteri-menteri kabinet sebelum kita. Tidak ada pembangunan bangsa yang bisa dikerjakan dalam 5-10 tahun," ujar Prabowo saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/3/2025).
Prabowo juga mengingatkan, sejak kemerdekaan pada tahun 1945, Indonesia telah menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis ekonomi hingga gangguan dari negara asing. Kepala negara lantas mengajak seluruh pihak untuk belajar dari sejarah.
"Pembangunan bangsa Indonesia ini adalah perjuangan lama, mulai dari tahun 1945 dan seterusnya. Ada naik dan turun, ada krisis, ada hambatan, ada gangguan-gangguan negara asing berkali-kali. Kita tidak mau nenyalahkan siapapun, tapi kita sering diganggu," ungkapnya.
Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersikap bijak dalam menghadapi perbedaan. Dia menekankan pentingnya menyelesaikan persoalan dengan musyawarah dan menerima kritik dengan lapang dada, serta waspada terhadap upaya adu domba yang dapat memecah belah bangsa.
"Sekarang kita semua, semua unsur harus berjiwa besar. Kita atasi perbedaan dengan musyawarah, kita terima kritik dengan besar hati, tapi kita jangan mau diadu domba. Kita harus bekerja dengan baik untuk rakyat kita," kata Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa persatuan dan kerja sama adalah kunci utama untuk memastikan pembangunan bangsa tetap berjalan dengan baik demi kesejahteraan rakyat.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV