Senin, 24 Maret 2025

Serangan Drone Israel di Gaza Tewaskan Warga Sipil dan Jurnalis

Penulis : Grace El Dora
15 Mar 2025 | 23:00 WIB
BAGIKAN
Setidaknya 40 warga Palestina tewas pada Selasa (14/1/2025) malam dan Rabu (15/1/2025) pagi dalam serangan udara Israel di seluruh Jalur Gaza, sementara perang genosida Israel terus berlangsung kendati upaya mencapai gencatan senjata memasuki tahap final. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
Setidaknya 40 warga Palestina tewas pada Selasa (14/1/2025) malam dan Rabu (15/1/2025) pagi dalam serangan udara Israel di seluruh Jalur Gaza, sementara perang genosida Israel terus berlangsung kendati upaya mencapai gencatan senjata memasuki tahap final. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)

KAIRO, investor.id – Serangan pesawat nirawak (drone) Israel di Jalur Gaza utara pada Sabtu (15/3/2025) menewaskan lima warga sipil dan dua jurnalis, lapor kantor berita Palestina WAFA dengan mengutip sumber-sumber lokal. Drone itu menembaki sekelompok warga di Beit Lahia, kata kantor berita itu.

Gencatan senjata berlaku di Jalur Gaza dari 19 Januari hingga 1 Maret 2025 sebagai bagian dari fase pertama kesepakatan antara Israel dan gerakan Palestina Hamas mengenai pembebasan sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina.

Setelah gencatan senjata 42 hari itu berakhir, Israel mengumumkan Perwakilan Khusus AS Steve Witkoff telah mengusulkan perpanjangan gencatan senjata di Gaza untuk memastikan pembebasan sandera Israel yang tersisa. Namun kelompok perlawanan Palestina, Hamas, menolak rencana tersebut.

Advertisement

Sebagai tanggapan, Israel menghentikan aliran bantuan kemanusiaan ke daerah kantong itu.

Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat (AS) sedang mengajukan usulan "jembatan" untuk memperpanjang gencatan senjata Gaza hingga setelah Ramadan dan Paskah Yahudi, kata Gedung Putih dalam satu pernyataan, Jumat (14/3/2025).

"Presiden (Donald) Trump telah menjelaskan Hamas akan segera membebaskan sandera, atau membayar harga yang mahal," ujar Steve Witkoff selaku Kantor Utusan Khusus Presiden dan Dewan Keamanan Nasional, seperti dikutip pernyataan Gedung Putih itu.

Witkoff dan Direktur Senior Dewan Keamanan Nasional untuk Timur Tengah dan Afrika Utara Eric Trager mengajukan usulan "jembatan" di Doha, Qatar pada Rabu (12/3/2025). Menurutnya, usulan ini akan memberikan waktu untuk merundingkan kerangka kerja gencatan senjata permanen.

Berdasarkan usulan tersebut, kata pernyataan Gedung Putih itu, Hamas diminta membebaskan sandera yang masih hidup dengan imbalan pembebasan tahanan-tahanan Palestina sesuai dengan rumus sebelumnya.

"Melalui mitra kami, Qatar dan Mesir, Hamas diberi tahu dengan tegas bahwa 'usulan jembatan' ini harus segera dilaksanakan, dan bahwa warga negara ganda AS-Israel Edan Alexander harus segera dibebaskan," lapor Anadolu.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 51 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 2 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia