Senin, 24 Maret 2025

Israel Berencana Lanjutkan Perang di Gaza

Penulis : Grace El Dora
18 Mar 2025 | 23:52 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pergerakan warga Palestina dari wilayah selatan ke wilayah utara Jalur Gaza. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
Ilustrasi pergerakan warga Palestina dari wilayah selatan ke wilayah utara Jalur Gaza. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)

YERUSALEM, investor.id – Pemerintah Israel berencana melanjutkan perangnya di Jalur Gaza sejak Eyal Zamir diangkat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), lapor Anadolu pada Selasa (18/3/2025).

Mengutip unggahan Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich di X, kantor berita Turki itu mengatakan serangan Israel adalah proses bertahap yang telah dibangun dan direncanakan dalam beberapa pekan terakhir sejak kepala staf baru menjabat yang akan terlihat sangat berbeda dari apa yang telah dilakukan selama ini.

“Seperti yang kami janjikan, IDF (angkatan darat) kembali beraksi dengan serangan dahsyat di Gaza dengan tujuan menghancurkan Hamas, memulangkan semua sandera, dan menghilangkan ancaman yang ditimbulkan dari Jalur Gaza terhadap warga Israel,” sebut Smotrich, Selasa.

Advertisement

Zamir menjabat sebagai KSAD pada awal Maret, menggantikan Hervi Halevi yang bertugas selama Israel melancarkan perang genosida di wilayah kantong Palestina itu sejak Oktober 2023.

Tentara Israel mulai menggempur Gaza pada Selasa dini hari, yang menewaskan lebih dari 326 orang dan melukai ratusan orang. Serangan itu melanggar perjanjian gencatan senjata yang mulai diberlakukan pada 19 Januari 2025.

Meski berdalih menghancurkan Hamas, tetapi gambar-gambar yang muncul dari Gaza menunjukkan mayoritas korban adalah warga sipil termasuk wanita dan anak-anak yang rumahnya dibom pada malam hari.

Pada Senin (17/3/2025), stasiun televisi publik Israel KAN melaporkan Zamir menyetujui rencana militer untuk melanjutkan perang di Gaza. Ini termasuk mengintensifkan serangan udara, memperluas operasi darat, dan mengusir penduduk dari Gaza utara.

Lebih dari 48.500 warga Palestina telah tewas, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 112.000 lainnya terluka selama agresi militer Israel yang membabi buta di Gaza sejak Oktober 2023.

Pada November 2024, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin Israel Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di wilayah Palestina itu.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 35 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 59 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia