Senin, 24 Maret 2025

Gobi Partners Investasi di Grup Modalku

Penulis : Prisma Ardianto
21 Mar 2025 | 18:55 WIB
BAGIKAN
Co-founder & Group CEO Funding Societies (Grup Modalku), Kelvin Teo. (Sumber:  Funding Societies)
Co-founder & Group CEO Funding Societies (Grup Modalku), Kelvin Teo. (Sumber: Funding Societies)

JAKARTA, investor.id – Grup Modalku mengumumkan investasi ekuitas strategis dari Gobi Partners, perusahaan modal ventura yang berfokus di Asia, tanpa mengungkap nilai investasi yang dimaksud.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima pada Jumat (21/3/2025), investasi ini menunjukkan kepercayaan investor yang kuat terhadap model bisnis, ketahanan, serta komitmen Grup Modalku dalam menjembatani kesenjangan kredit bagi UKM di kawasan ini, bahkan di tengah tantangan industri fintech (pindar) yang lebih luas.

Investasi ini dilakukan di tengah situasi dimana pemberi dana dan investor semakin berhati-hati terhadap perusahaan fintech akibat tantangan yang dihadapi industri. Dukungan dari Gobi Partners bakal memperkuat stabilitas keuangan dan pertumbuhan berkelanjutan Grup Modalku selama satu dekade terakhir dalam pendanaan UKM, membuktikan bahwa Grup Modalku sebagai platform yang terpercaya dan dikelola dengan baik untuk bisnis UKM yang membutuhkan akses pendanaan.

Advertisement

Co-founder & Group CEO Funding Societies, Kelvin Teo mengungkapkan, pihaknya merasa terhormat menerima investasi strategis dari Gobi Partners. Di saat kondisi pasar meningkatkan kehati-hatian terhadap perusahaan fintech, kemitraan ini menjadi bukti atas fundamental Grup Modalku yang kuat serta komitmen terhadap inklusi keuangan.

“UKM tetap menjadi tulang punggung perekonomian Asia Tenggara, dan kami akan terus berdedikasi menyediakan solusi pendanaan yang mudah diakses dan bertanggung jawab guna membantu mereka berkembang dan sukses,” ungkap Kelvin Teo.

Menilik potensi pindar, Grup Modalku menerangkan bahwa kesenjangan kredit yang signifikan di sektor UKM Asia Tenggara, yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp 41.000 triliun masih terus berlanjut. Grup Modalku terus berada di garis depan dalam menghadirkan solusi pendanaan inovatif yang disesuaikan dengan kebutuhan UKM.

Terlepas dari ketidakpastian ekonomi, Grup Modalku tetap berkomitmen pada misinya untuk memberdayakan UKM melalui produk keuangan digital yang disesuaikan dengan kebutuhan UKM untuk mengembangkan bisnisnya. Hingga saat ini, Grup Modalku telah menyalurkan lebih dari Rp 69 triliun untuk pendanaan bisnis kepada sekitar 100.000 UKM.

Peruntukan Dana

Investasi dari Gobi Partners akan digunakan Grup Modalku untuk semakin memperkuat pendekatan berbasis teknologi dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi untuk menyederhanakan proses pendanaan serta meningkatkan manajemen risiko.

Menurut Co-founder & Chairperson Gobi Partners, Thomas G. Tsao, Grup Modalku secara konsisten menunjukkan eksekusi bisnis yang kuat dan ketangguhan dalam pendanaan UKM, memberikan dampak nyata bagi bisnis di seluruh wilayah.

“Investasi kami menunjukan keyakinan kami terhadap kemampuan mereka dalam menavigasi siklus ekonomi, mendorong inovasi fintech (pindar), serta terus mengatasi kesenjangan kredit UKM. Kami sangat antusias untuk bermitra dengan mereka dalam perjalanan ini guna memperkuat inklusi keuangan di Asia Tenggara,” beber Tsao.

Seiring dengan meningkatnya layanan keuangan digital sebagai pendorong utama inklusi keuangan di wilayah Asia Tenggara, kemitraan dengan Gobi Partners akan memungkinkan Grup Modalku untuk memperluas jangkauan dan terus mendukung UKM yang menjadi penggerak ekonomi lokal.

Grup Modalku berada pada posisi yang optimal untuk mempertahankan jejak pertumbuhannya dengan tetap menerapkan prinsip-prinsip pinjaman yang bertanggung jawab demi memastikan keberlanjutan secara jangka panjang, melalui dukungan kuat dari investor, dan pemberi pinjaman dari berbagai pencapaian sukses pada tahun 2024.

Ini termasuk investasi ekuitas dari Cool Japan Fund dan Maybank, serta fasilitas kredit tahunan ketiga dari Asean Growth Fund milik HSBC, yang merupakan bagian dari komitmen akumulatif lebih dari Rp 1,6 triliun dalam fasilitas kredit dengan bank tersebut.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

Saham Murah, Dividennya Bisa Belasan Triliun

Saham BNI (BBNI) lagi diskon besar. BBNI akan mengetok dividen Rabu.
Market 29 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Terkerek Ringan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini terkerek ringan. Cek juga harga buyback emas Antam.
Market 30 menit yang lalu

Ada yang Ketok Dividen Hari Ini, Biasanya Gede

Salah satu saham yang menarik untuk dikoleksi adalah saham BRI (BBRI). BBRI sendiri menggelar RUPST hari ini.
Market 51 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 1 jam yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 2 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia