Bisnis Gadai Lari Kencang

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksi penyaluran pembiayaan melalui produk gadai masih akan tumbuh tinggi pada tahun 2025. Salah satu pendorong pertumbuhan yaitu kebutuhan masyarakat sepanjang momen Ramadan.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya OJK, Agusman menyampaikan, penyaluran pembiayaan perusahaan pergadaian per Januari 2025 mengalami peningkatan sebesar 28,27% year on year (yoy). Nilai penyaluran pembiayaan mencapai Rp 89,43 triliun.
Dari kinerja tersebut, pembiayaan dalam bentuk produk gadai mendominasi sampai dengan 82,18% terhadap pembiayaan di industri pergadaian. Secara nominal, pembiayaan dalam bentuk produk gadai mencapai Rp 73,49 triliun.
“Penyaluran pembiayaan tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap produk gadai, termasuk pada saat bulan Ramadan,” ungkap Agusman kepada wartawan, baru-baru ini.
Merujuk statistik OJK, terdapat total 184 entitas perusahaan pergadaian per Desember 2025. Dengan rincian, sebanyak 1 perusahaan pergadaian milik pemerintah, 179 perusahaan pergadaian swasta konvensional, dan 4 perusahaan pergadaian swasta syariah.
Baca Juga:
Sehari Setelah Presiden Resmikan Bank Emas, Deposito Emas Pegadaian Tembus Hampir Setengah TonDi saat sama, total aset industri pergadaian mencapai Rp 106,04 triliun, liabilitas mencapai Rp 68,74 triliun, dan ekuitas sebesar Rp 27,23 triliun. Adapun total nasabah mencapai 27,23 juta orang/entitas.
Sementara lima kota dengan jumlah nasabah terbanyak yang memanfaatkan layanan pergadaian di antaranya Surabaya (3,49 juta), Semarang (2,85 juta), Bandung (3,81 juta), Makassar (1,92 juta), dan Jakarta Pusat (1,87 juta).
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV