Senin, 24 Maret 2025

Tiga Lini Bisnis Utama Asuransi Umum Mengalami Lonjakan Rasio Klaim

Penulis : Prisma Ardianto
5 Mar 2025 | 19:14 WIB
BAGIKAN
Karyawan melintas di depan deretan sejumlah logo perusahaan asuransi umum dan reasuansi di Jakarta, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Karyawan melintas di depan deretan sejumlah logo perusahaan asuransi umum dan reasuansi di Jakarta, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

JAKARTA, investor.id – Tiga lini bisnis utama dari industri asuransi umum di Indonesia mengalami peningkatan sepanjang tahun 2024. Tiga lini bisnis yang dimaksud adalah asuransi properti, asuransi kredit, dan asuransi kendaraan bermotor.

Mengacu data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), lini bisnis pertama yang mengalami lonjakan klaim adalah asuransi properti. Lini bisnis terbesar dari asuransi umum itu punya rasio klaim sebesar 27,8% pada 2024, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar 25,5%.

Diintip dari sisi kinerja, pendapatan premi asuransi properti meningkat 14,7% year on year (yoy) menjadi Rp 30,36 triliun pada 2024. Di saat sama, nilai klaim yang dibayarkan sebesar Rp 8,44 triliun atau meningkat 24,7% yoy.

Advertisement

Lini kedua yang mengalami peningkatan rasio klaim adalah bisnis asuransi kredit. Rasio klaim tercatat meningkat dari posisi 75,6% menjadi 85,3%.

Premi yang dihimpun dari bisnis asuransi kredit cenderung menyusut 3,4% yoy menjadi Rp 21,66 triliun pada 2024. Sementara itu, klaim yang dibayarkan asuransi umum untuk risiko kredit mencapai Rp 18,77 triliun atau meningkat 5,4% yoy.

Peningkatan nilai klaim asuransi kredit agak tak sejalan dengan tren kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross perbankan yang sebenarnya mengalami perbaikan dari posisi 2,19% pada 2023 menjadi 2,08% di 2024. Begitu juga tren kredit berisiko (loan at risk/LAR) yang turun dari 10,94% menjadi 9,28% berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lebih lanjut, lini utama ketiga di industri asuransi umum yang tercatat mengalami kenaikan rasio klaim yaitu asuransi kendaraan bermotor. Rasio klaim dilaporkan naik dari 36,1% pada 2023 menjadi 38,8% di akhir 2024.

Asuransi kendaraan bermotor mencatat produksi premi sebesar Rp 20,14 triliun atau naik tipis 3,3% yoy. Sedangkan nilai klaim dari asuransi kendaraan bermotor melonjak 11,0% yoy menjadi Rp 7,80 triliun.

Secara keseluruhan untuk 15 lini bisnis di sektor asuransi umum mencatat kinerja pendapatan premi sebesar Rp 112,86 triliun atau meningkat 8,7% yoy pada 2024. Klaim dibayarkan mencapai Rp 49,90 triliun atau naik 8,5% yoy.

Dari kinerja tersebut, asuransi umum di Indonesia mencatat rasio klaim sebesar 44,2% pada 2024. Angka itu relatif stagnan dengan kecenderungan menurun dibandingkan tahun sebelumnya di level 44,3%.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 42 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia