Senin, 24 Maret 2025

Harga Cabai Capai Rp 180 Ribu per Kg, Omzet Pedagang justru Turun 

Penulis : Wawan Kurniawan
4 Mar 2025 | 13:50 WIB
BAGIKAN
Pedagang cabai di Pasar Gudang Tigaraksa, Tangerang
Pedagang cabai di Pasar Gudang Tigaraksa, Tangerang

TANGERANG, investor.id – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Tangerang, Banten terus melonjak, bahkan hingga tembus Rp 180 ribu per kilogram (kg). Kenaikan harga cabai tidak hanya dikeluhkan konsumen, pedagang pun ikut mengeluh lantaran omzetnya jadi menurun.

Para pedagang cabai kena imbas kenaikan harga cabai memasuki pekan pertama Ramadan 2025. Omzet pun turun hingga 50% dibandingkan pendapatan sebelum harga melonjak. 

Di pasar tradisional Gudang Tigaraksa, Tangerang, misalnya, harga cabai sudah berada di angka Rp 180 ribu per kg, pada Selasa (4/3/2025), padahal normalnya hanya Rp 40 ribu per kg.

Advertisement

"Harga paling tinggi cabai rawit merah Rp 180 ribu. Cabai rawit hijau sekarang Rp 90 ribu, normalnya Rp 40 ribu sekilo. Cabai merah keriting Rp 100 ribu,  normalnya Rp 40 ribu sekilo," ujar salah satu pedagang di pasar Gudang Tigaraksa, Madil.

Bukan hanya cabai, kenaikan juga terjadi pada bawang merah yang normalnya Rp 40 ribu kini naik menjadi Rp 60 ribu per kilogram. Sedangkan harga bawang putih dari sebelumnya Rp 30 ribu naik menjadi Rp 50 ribu per kilogram. 

"Ini penyebabnya pasokan yang berkurang saat permintaan pasar di bulan ramadan ini terus meningkat. Kalau nggak ada kiriman, pasti naik lagi nanti harga sayuran. Semalam aja kosong, nggak ada pasokan," ungkap Madil.

Madil mengaku, meroketnya harga cabai hingga Rp 180 ribu per kilogram membuat para pelanggan protes. Imbasnya, omzet mengalami penurunan cukup drastis jika dibandingkan dengan sebelum ramadan.

"Banyak yang komplain pembelinya, biasa beli sekilo sekarang paling seperempat. Omzet jadi turun sekitar 50% karena konsumen mulai sepi karena harganya terlalu tinggi," tutur Madil. 

Bukan hanya pedagang, melambungnya harga cabai di pasaran juga membuat daya beli masyarakat menurun. Salah satunya adalah Siti Suwarni yang terpaksa harus menghemat pengeluaran dengan mengurangi jumlah pembelian.

"Berat banget buat kita kalau harga seperti itu, kebutuhan sehari-hari bisa tidak terpenuhi. Paling kita hemat, belanjanya mulai dikurangi karena bulan puasa kebutuhan makin banyak," katanya.

Ungkapan yang sama juga diutarakan Desi, ibu rumah tangga di Tigaraksa. Ia mengaku terpaksa harus mengurangi jumlah pembelian cabai agar bisa memenuhi kebutuhan bahan pangan yang lainnya.

"Belanjanya dikurangi, dari biasanya beli cabai setengah kilo jadi beli Rp 10 ribu. Sekarang itu uang Rp 100 ribu hanya cukup untuk membeli bumbu aja. Maunya harga sembako diturunkan," kata Desi.

Pedagang dan konsumen berharap, pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga cabai yang kian melambung di pasaran. Pasalnya, tinggi harga cabai membuat mereka merasa terbebani.

Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Terkerek Ringan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini terkerek ringan. Cek juga harga buyback emas Antam.
Market 8 menit yang lalu

Ada yang Ketok Dividen Hari Ini, Biasanya Gede

Salah satu saham yang menarik untuk dikoleksi adalah saham BRI (BBRI). BBRI sendiri menggelar RUPST hari ini.
Market 30 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 59 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia