Senin, 24 Maret 2025

Mendag Budi Santoso Ungkap Penyebab Harga Cabai Tinggi pada Awal Ramadan

Penulis : Yustinus Patris Paat
3 Mar 2025 | 12:11 WIB
BAGIKAN
Menteri Perdagangan Budi Santoso saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/3/2025). (Foto: Yustinus Patris Paat)
Menteri Perdagangan Budi Santoso saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/3/2025). (Foto: Yustinus Patris Paat)

JAKARTA, investor.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso membeberkan penyebab harga cabai rawit merah melonjak tinggi pada awal bulan Ramadan. Menurut Budi, hujan yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, membuat pasokan cabai rawit merah menjadi berkurang dan berdampak pada tingginya harga cabai rawit merah tersebut di pasaran.

"Pada prinsipnya adalah karena pasokan yang berkurang karena banyak hujan pada bulan ini," ujar Budi dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi VI DPR RI pada Senin (3/3/2025).

Budi mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, harga cabai rawit merah mengalami lonjakan sebesar 23,23% secara month to month. Saat ini, kata dia, harga cabai rawit sekitar Rp81.700 per kilogram.

Advertisement

"Berdasarkan laporan yang kami terima, cabe rawit merah mengalami kenaikan harga sebesar 23,23 % menjadi Rp81.700 per kilogram," tutur dia.

Terkait dengan kenaikan harga cabai rawit merah, Budi menjelaskan bahwa pemerintah telah berkomunikasi dengan pusat-pusat produksi cabai, seperti yang ada di Magelang, Jawa Timur, dan Sulawesi. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan sentral produksi cabe di Magelang, Jawa Timur, dan Sulawesi," jelas dia.

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan menjelang bulan Ramadan dan Lebaran Idulfitri 2025, harga barang kebutuhan pokok di seluruh Indonesia cenderung relatif stabil.

Pemerintah, kata Budi, tetap mewaspadai beberapa komoditas yang secara historis mengalami lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan atau puasa Ramadan, seperti beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, dan bawang putih. 

"Kami akan terus memantau pasokan dan harga barang-barang tersebut. Komoditas-komoditas tersebut, khususnya beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, dan bawang putih, kerap mengalami inflasi saat bulan puasa dan lebaran," pungkas Budi.

Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Terkerek Ringan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini terkerek ringan. Cek juga harga buyback emas Antam.
Market 8 menit yang lalu

Ada yang Ketok Dividen Hari Ini, Biasanya Gede

Salah satu saham yang menarik untuk dikoleksi adalah saham BRI (BBRI). BBRI sendiri menggelar RUPST hari ini.
Market 30 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 59 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia