Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna, 4 Dirut Bank BUMN Turut Hadir

JAKARTA, investor.id - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat pada Jumat (21/3/2025) sore. Sidang tersebut akan berlangsung di ruang sidang kabinet dengan fokus pada evaluasi kerja pemerintahan dan upaya mencapai target program nasional.
Terkonfirmasi hadir dalam sidang kabinet sore ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koordinator Perekonoman Airlangga Hartarto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
Hadir pula, Wakil Menteri BUMN, Dony Oskaria, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Kepala Badan Statistik, Amalia Adininggar, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, Kepala otoritas Jasa Keuangan Hingga seluruh Direktur Utama dari keempat bank besar seperti BRI, BNI, BTN, dan Mandiri.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menyatakan sidang kabinet kali ini dilaksanakan dalam suasana bulan Ramadan, yang diharapkan menjadi momen untuk mempererat sinergi di antara jajaran Kabinet Merah Putih.
"Diharapkan menjadi momentum bagi jajaran Kabinet Merah Putih untuk mempererat sinergi dan kebersamaan dalam menjalankan program-program pemerintah," ujar Yusuf Permana terkait Presiden Prabowo yang akan memimpin sidang kabinet paripurna.
Selain itu, sidang kabinet juga akan membahas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan merespons tantangan yang dihadapi.
Sebagai catatan, sidang kabinet paripurna terakhir kali digelar pada 22 Januari 2025. Saat itu, agenda utama adalah evaluasi 100 hari kerja pemerintahan Prabowo-Gibran.
Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi kepada jajaran kabinet atas capaian program pemerintah yang mendapat tanggapan positif dari masyarakat.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV