Senin, 24 Maret 2025

BI Targetkan 58 Juta Pengguna QRIS pada Tahun 2025

Penulis : Arnoldus Kristianus
14 Mar 2025 | 19:25 WIB
BAGIKAN
Konsumen memindai kode pembayaran digital QRIS di pedagang kaki lima, Pondok Cina, Depok, Jawa Barat, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc)
Konsumen memindai kode pembayaran digital QRIS di pedagang kaki lima, Pondok Cina, Depok, Jawa Barat, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc)

JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) menargetkan 58 juta pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada tahun 2025. Target itu sebagai upaya BI untuk meningkatkan inklusi keuangan.

“Saat ini pengguna QRIS sudah kurang lebih 55 juta. Kita mau kejar di tahun 2025 jadi 58 juta,” ucap Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono di Gedung Thamrin, Kantor Pusat BI pada Jumat (14/3/2025).

Dia mengatakan pertumbuhan penggunaan QRIS setiap tahun mencapai 180%. Nilai transaksi dari penggunaan QRIS pun telah mencapai kisaran Rp 86–90 triliun. BI terus melakukan perluasan untuk penggunaan QRIS sehingga literasi keuangan digital masyarakat terus meningkat.

Advertisement

“Jadi bisa disebut sebagai game changer, ini merubah kultur. Dengan adanya digital culture menurunkan transaksi tunai, kita lebih seneng bayar menggunakan digital,” kata Dicky.

Salah satu upaya BI untuk meningkatkan penggunaan QRIS adalah meluncurkan QRIS Tanpa Pindai (QRIS Tap). Penerapan QRIS Tap dilakukan secara bertahap hingga akhirnya dapat digunakan secara luas di kanal-kanal moda transportasi, layanan publik, dan merchant lainnya.

“Dengan adanya QRIS tap ini penggunaan (QRIS) akan meningkat. Karena masyarakat bepergian dengan kendaraan umum. Otomatis mereka terdorong untuk menggunakan QRIS Tap ini, tentunya dengan account di bank,” terang Dicky.

Pada tahap awal, saat ini bisa digunakan di beberapa lokasi layanan transportasi, parkir, rumah sakit, serta ritel dan UMKM, antara lain Stasiun MRT Bundaran HI dan Stasiun MRT Lebak Bulus, Transjakarta (terbatas pada Royaltrans), DAMRI (terbatas pada JR Connexion Jabodetabek), merchant parkir, serta rumah sakit di RSUD Tarakan, RSCM Kencana, dan RSPAD Gatot Subroto Paviliun Kartika.

Pada tahap selanjutnya, implementasi QRIS TAP akan diperluas ke seluruh stasiun MRT, Transjakarta, LRT Jakarta dan Jabodebek, perluasan ticketing DAMRI, KRL (rute Jabodetabek dan Jogja–Solo), Teman Bus, dan perluasan secara berkelanjutan pada merchant lainnya.

Masyarakat dapat memperoleh informasi terkini terkait teknis dan tahapan implementasi QRIS TAP di sektor transportasi dan merchant lainnya pada kanal-kanal informasi milik masing-masing operator dan merchant.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 48 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia