Senin, 24 Maret 2025

Adik Prabowo Buka-Bukaan Maksud Tambah Anggaran Rp 100 Triliun ke Program MBG

Penulis : Erfan Ma’ruf
19 Feb 2025 | 19:02 WIB
BAGIKAN
Mahasiswa dari berbagai elemen yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Malang Raya membawa poster saat melakukan aksi di depan Gedung DPRD Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (18/2/2025). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Mahasiswa dari berbagai elemen yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Malang Raya membawa poster saat melakukan aksi di depan Gedung DPRD Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (18/2/2025). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto menambah anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak Rp 100 triliun. Dengan tambahan anggaran itu, diproyeksikan nantinya bisa memicu pertumbuhan ekonomi sebesar 2%.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo saat mengisi Indonesia Economic Summit (IES) 2025. Dia menyebut dari nilai sebelumnya, Presiden Prabowo menambah mencapai Rp 100 triliun.

“Ketika Prabowo menjadi presiden pada tanggal 20 Oktober, anggaran untuk makan gratis adalah Rp 71 triliun, yaitu sekitar US$ 4 miliar. Dalam dua minggu terakhir, dia telah menambahkan Rp 100 triliun lagi, yaitu sekitar US$ 6 miliar,” kata Hashim di Hotel Shangrila, Rabu (19/2/2025).

Advertisement

Hashim yang juga adik kandung Prabowo ini menyebut, Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) memperkirakan pada bulan Oktober lalu dengan belanja program makan bergizi gratis sebesar Rp 71 triliun, akan menambah pertumbuhan ekonomi sebesar 0,83%.

“Dengan tambahan Rp 100 triliun, prognosisnya adalah pertumbuhan tambahan sebesar 2%,” beber dia.

Hashim juga menjelaskan bahwa penambahan pertumbuhan ekonomi itu bisa terjadi lantaran pengeluaran MBG berputar di daerah. Terlebih, sasaran program MBG ke depannya adalah sebanyak 82 juta orang apalagi anggaran akan dibelanjakan untuk berbagai bahan makanan.

“Dengan 82 juta orang harus diberi makan setiap hari. Kita membutuhkan 82 juta telur setiap hari. Kita membutuhkan 82 juta steak ayam, sayap ayam setiap hari. Kita akan membutuhkan sayuran setiap hari. Kita akan membutuhkan beras setiap hari. Kami membutuhkan tahu, tempe setiap hari,” kata Hashim.

Adik Prabowo Buka-Bukaan Maksud Tambah Anggaran Rp 100 Triliun ke Program MBG
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo (kanan) berbincang dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, bar-baru ini. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta).

Dia pun menilai bahwa program ini jadi perangsang dan stimulus yang sangat besar bagi perekonomian nasional.

“Dan kami memperkirakan hanya dengan sebagian program saja, Rp 171 triliun. Itu sudah merupakan tambahan pertumbuhan ekonomi sebesar 2%. Itu hanya aritmatika dasar, matematika dasar,” pungkas Hashim.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Terkerek Ringan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini terkerek ringan. Cek juga harga buyback emas Antam.
Market 7 menit yang lalu

Ada yang Ketok Dividen Hari Ini, Biasanya Gede

Salah satu saham yang menarik untuk dikoleksi adalah saham BRI (BBRI). BBRI sendiri menggelar RUPST hari ini.
Market 28 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 57 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia