Volume Sampah Makanan Melonjak 20% di Bulan Ramadan

JAKARTA, investor.id – Salah satu masalah utama yang sering muncul selama bulan ramadan adalah peningkatan volume sampah, khususnya sampah makanan. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), volume sampah makanan mengalami peningkatan antara 10% hingga 20% selama bulan ramadan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.
Untuk itu, Aqua berkolaborasi dengan Pandawara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kegiatan ini dilakukan melalui edukasi terkait pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan pembagian tote bag ramah lingkungan kepada penjual dan pembeli takjil di area Babakan Irigasi, Pasir Koja, Kota Bandung, Jawa Barat.
Inisiatif ini juga bertujuan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai yang semakin meningkat selama bulan ramadan, serta mendorong masyarakat untuk beralih ke solusi yang lebih berkelanjutan, khususnya di area-area ‘pasar takjil’ yang padat masyarakat jelang berbuka puasa.
Corporate Communication Director Aqua Arif Mujahidin mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk menjaga lingkungan yang tertuang dalam #BijakBerplastik, Aqua mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan plastik, terutama di bulan ramadan yang penuh berkah ini.
“Bisa dimulai dengan langkah sederhana seperti mengganti kantong plastik dengan tote bag yang lebih ramah lingkungan, kita bersama-sama dapat mengurangi dampak sampah plastik dan mewujudkan ramadan yang lebih hijau,” jelas Arif dalam keterangan rilisnya dikutip di Jakarta, Sabtu (23/3/2025).
Gilang Rahma, anggota Pandawara mendukung inisiatif Aqua dalam upaya mengurangi sampah. Ia berharap masyarakat Bandung dapat semakin berkontribusi dalam mengurangi sampah, tidak hanya saat ramadan, tetapi juga sepanjang tahun.
“Langkah kecil ini memiliki dampak besar dalam menjaga keberlanjutan bumi dan memperkuat rasa kepedulian kita terhadap lingkungan. Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk menyelamatkan lingkungan dan kehidupan masa depan, serta membuka jalan untuk inisiatif yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Selain membagikan tote bag, kegiatan Aqua dan Pandawara ditutup dengan buka puasa bersama 30 santri dari Pesantren Al-Fath dan Al-Arief, Kota Bandung. Dalam kesempatan tersebut, mereka juga diberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan, termasuk cara membedakan sampah organik dan anorganik serta cara pengelolaannya.
Kolaborasi Aqua dan Pandawara telah dimulai sejak Agustus 2024 lalu melalui kampanye “100% Murni, 100% Petualangan Indonesia”. Melalui kampanye ini, Aqua mempromosikan 10 destinasi wisata prioritas yaitu Labuan Bajo, Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, Kepulauan Seribu, Tanjung Kelayang, Bromo, Wakatobi, Pulau Morotai, dan Tanjung Lesung.
Selain itu Aqua dan Pandawara juga memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan selama perjalanan wisata, serta menjalankan pengelolaan sampah berkelanjutan di destinasi wisata prioritas tersebut.
“Kolaborasi Aqua dan Pandawara ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi pada perubahan positif, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan di bulan yang penuh berkah. Kami berkomitmen untuk terus menjadi pionir dalam pengelolaan lingkungan, memberikan manfaat bagi umat Muslim di Indonesia, dan menjadi inspirasi bagi industri lain di masa depan,” tutup Arif.
Editor: Heru Febrianto (Heru.Djaafar@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV