Pakar Nilai Konsumsi MSG Tak Mengganggu Kesehatan

JAKARTA, investor.id - Prof. Dr. Ir. Hanifah Nuryani Lioe, M.Si., guru besar bidang kimia pangan di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, FATETA, IPB University mengatakan, Monosodium Glutamat (MSG) merupakan asam amino alami yang juga terdapat dalam berbagai bahan makanan seperti tomat dan keju.
“Selama dikonsumsi dalam batas aman, MSG tidak memiliki efek buruk terhadap kesehatan," kata Hanifah dalam Seminar Nasional bertajuk MSG sebagai Pemantap Rasa dalam Tinjauan Kesehatan dan Kehalalan pada Kamis (27/2/2025) di Auditorium Abdul Muis Nasution, Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA), IPB University.
Acara ini merupakan kolaborasi PT Sasa Inti dengan PATPI Bogor dan FORMASIP IPB University.
Baca Juga:
Kesehatan Investasi Terbaik Masa DepanSebagai informasi, kandungan Natrium di MSG lebih sedikit dibandingkan garam dapur sehingga risiko hipertensi akibat konsumsi Natrium berlebih, lebih tinggi pada garam dapur pada takaran yang sama.
MSG mengandung 13,6 persen Natrium atau 12 persen Matrium dalam bentuk MSG Monohidrat, sedangkan garam dapur 39 persen Natrium. Penggunaan MSG tidak menimbulkan efek negatif karena memiliki nilai acuan keamanan yang disebut Acceptable Daily Intakeatau (ADI) atau asupan harian yang dapat diterima.
Selain itu komite dunia yakni JECFA telah mengkaji risiko penggunaan bahan tambahan pangan seperti MSG di bawah Food and Drug Administration (FDA) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang membuat MSG aman jika ditambahkan pada masakan.
Pendapat senada diutarakan dr. Mira Dewi, M.Si., Ph.D., pakar di bidang Kesehatan dan dosen di Fakultas Kedokteran, IPB University mengatakan, berdasarkan berbagai penelitian ilmiah, tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa MSG menyebabkan efek kesehatan yang berbahaya jika digunakan sesuai takaran yang dianjurkan.
Prof. Dr. Nugraha Edhi Suyatma, S.T.P., DEA, guru besar rekayasa proses dan pengemasan pangan di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, FATETA, IPB University dan juga auditor halal LPPOM MUI menjelaskan, semua produsen MSG telah menerapkan standar produksi halal dengan hanya menggunakan bahan-bahan yang halal serta memastikan fasilitas produksinya terbebas dari kontaminasi bahan haram atau najis. Dengan demikian, kehalalan produk MSG dapat terjamin.
“Di Indonesia, aspek kehalalan MSG tidak perlu diragukan lagi, karena semua produk yang beredar telah bersertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH),” ujarnya.
Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV