Nvidia dan xAI Milik Elon Musk Gabung Microsoft dan BlackRock untuk Infrastruktur AI

NEW YORK, investor.id – Nvidia dan xAI milik Elon Musk telah bergabung dengan konsorsium yang didukung oleh Microsoft dan BlackRock untuk memperluas infrastruktur kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) di Amerika Serikat (AS), kata perusahaan tersebut. Persaingan global untuk mendominasi teknologi baru tersebut semakin ketat.
Kelompok tersebut dibentuk tahun lalu dengan tujuan untuk awalnya menginvestasikan lebih dari US$ 30 miliar dalam proyek-proyek terkait AI. Grup ini merupakan salah satu upaya terbesar untuk membiayai pusat data dan fasilitas energi yang dibutuhkan untuk mendukung aplikasi AI seperti ChatGPT.
Penambahan tersebut terjadi dua bulan setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan Stargate dengan rencana untuk memobilisasi dana hingga US$ 500 miliar. Stargate adalah sebuah inisiatif infrastruktur AI sektor swasta yang didukung oleh SoftBank Group, OpenAI, dan Oracle.
Investor telah berkomitmen menginvestasikan US$ 100 miliar untuk penyebaran segera, dengan sisanya diharapkan dalam empat tahun ke depan.
Konsorsium tersebut mencakup perusahaan investasi yang didukung Abu Dhabi, MGX, dan Global Infrastructure Partners milik BlackRock. Pada Rabu (19/3/2025) konsorsium ini mengganti namanya menjadi AI Infrastructure Partnership. Nvidia selaku penasihat teknis akan melanjutkan peran tersebut.
Pelatihan model AI dan pemrosesan data skala besar memerlukan daya komputasi yang besar, yang meningkatkan konsumsi energi. Demi memenuhi permintaan tersebut, perusahaan teknologi menyebarkan ribuan chip dalam kluster, yang mendorong lonjakan pusat data khusus.
Baca Juga:
AI dan Masa Depan Kesehatan di IndonesiaUntuk mendanai kebutuhan komputasi dan daya, konsorsium tersebut telah berupaya mengumpulkan uang dari investor, pemilik aset, dan perusahaan dengan tujuan memobilisasi hingga US$ 100 miliar termasuk pembiayaan utang.
"AIP telah menarik minat modal dan mitra yang signifikan sejak didirikan pada bulan September," kata grup tersebut, tetapi tidak mengungkapkan total dana yang terkumpul sejauh ini.
GE Vernova dan perusahaan utilitas NextEra Energy juga akan menjadi bagian dari grup tersebut, katanya. Pihaknya menambahkan perusahaan energi terbarukan tersebut akan mengerjakan perencanaan rantai pasokan dan solusi energi efisiensi tinggi.
AIP mengatakan, investasinya juga akan difokuskan pada mitra AS dan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV