Senin, 24 Maret 2025

TSMC Berisiko Disalip Tencent Sebagai Perusahaan Terbesar di Asia

Penulis : Grace El Dora
20 Mar 2025 | 20:41 WIB
BAGIKAN
Logo raksasa chip Taiwan TSMC terlihat di taman sains Taiwan selatan di Tainan, Taiwan pada 29 Desember 2022. (Foto: REUTERS/ Ann Wang)
Logo raksasa chip Taiwan TSMC terlihat di taman sains Taiwan selatan di Tainan, Taiwan pada 29 Desember 2022. (Foto: REUTERS/ Ann Wang)

TAIPEI, investor.id – Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) berisiko disalip Tencent sebagai perusahaan terbesar di Asia. TSMC dapat kehilangan posisi teratasnya atas Tencent Holdings Ltd. sebagai perusahaan terbesar di Asia berdasarkan valuasi pasar, dengan investor berfokus pada rencana kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) perusahaan tersebut.

Saham TSMC telah turun 11% tahun ini, turun bersama saham perusahaan chip global seperti Nvidia Corp. karena kekhawatiran meningkat atas valuasi sektor yang tidak menentu.

Sementara itu, saham Tencent telah naik sekitar 30% pada 2025. Ini akan membantu raksasa internet itu mempersempit perbedaan kapitalisasi pasarnya dengan TSMC menjadi sekitar US$ 109 miliar, selisih terkecil sejak akhir 2023.

Advertisement
TSMC Berisiko Disalip Tencent Sebagai Perusahaan Terbesar di Asia
Keunggulan TSMC atas Tencent menyempit ke level terendah sejak 2023. (Sumber: Bloomberg)

Meskipun saham Tencent masih jauh dari rekor tertingginya pada 2021, sahamnya bernasib lebih baik daripada banyak rekan teknologinya di China setelah tindakan keras pemerintah China terhadap perusahaan raksasa dalam beberapa tahun terakhir.

Pada Rabu (19/3/2025), perusahaan tersebut menguraikan rencana untuk meningkatkan pengeluaran secara tajam pada infrastruktur AI setelah membukukan laju pertumbuhan pendapatan tercepat sejak 2023.

Dana global telah mengurangi kepemilikan TSMC sejak 24 Februari 2025, sehingga kehilangan saham Taiwan senilai NT$ 190,4 miliar (sekitar US$ 5,8 miliar) selama periode tersebut, menurut data bursa yang dikumpulkan oleh Bloomberg, Kamis (20/3/2025).

Kepemilikan asing pada saham TSMC turun menjadi 72,7% pada Rabu (19/3/2025), terendah sejak akhir 2023.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 23 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 52 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 2 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia