China Sepakati Rekonstruksi Gaza dengan 4 Negara Eropa

BEIJING, investor.id – Pemerintah China sepakati rekonstruksi Gaza dengan empat negara Eropa. Rencana pemulihan dan rekonstruksi awal Gaza, Palestina, yang diprakarsai Mesir dan negara-negara Arab lainnya mendapat dukungan dari Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia.
Sikap Pemerintah China itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, China pada Senin (10/3/2025).
Pada Sabtu (8/3/2025), menteri-menteri luar negeri dari Prancis, Jerman, Italia, dan Inggris menyatakan dukungannya pada rencana negara-negara Arab untuk merekonstruksi Jalur Gaza yang hancur akibat perang genosida Israel.
Rencana yang diperkirakan menelan biaya US$ 53 miliar atau sekitar Rp 865 triliun itu dibuat untuk mencegah pengusiran penduduk di wilayah kantong Palestina itu.
Baca Juga:
China Tolak Usulan Trump Soal Gaza"Mengenai masalah Palestina, kami selalu mendukung kepentingan dan posisi negara-negara Arab dan Islam serta berpandangan prinsip 'Palestina memerintah Palestina' harus dipatuhi dalam pemerintahan pascakonflik di Gaza," jelas Mao Ning.
Ia mengungkapkan, pemerintah China ingin memastikan rakyat Palestina akan membangun kembali tanah air mereka di wilayah mereka sendiri.
"Dalam perspektif jangka panjang, penyelesaian akhir masalah Palestina perlu kembali ke jalur yang benar dari solusi dua negara. Kami akan terus bekerja sama dengan masyarakat internasional untuk memainkan peran konstruktif untuk tujuan ini," kata dia.
Melalui pernyataan bersama, para menlu Eropa itu menekankan rencana negara-negara Arab itu menawarkan rekonstruksi Gaza yang realistis serta menjanjikan perbaikan yang cepat dan berkelanjutan jika terlaksana.
“Rencana tersebut menunjukkan jalan yang realistis untuk rekonstruksi Gaza dan menjanjikan, apabila terwujud, perbaikan yang kilat dan berkelanjutan terhadap kondisi hidup yang buruk yang dihadapi warga Palestina di Gaza,” demikian isi pernyataan bersama tersebut.
Namun rencana yang dirancang oleh Mesir dan diadopsi para pemimpin negara-negara Arab dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) darurat di Kairo, Selasa (4/3/2025) itu ditentang oleh Israel dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Sebelumnya, Presiden Trump mengusulkan agar warga Palestina dipindahkan dari Gaza dan usulan itu menuai penolakan secara luas.
Rencana rekonstruksi Gaza oleh negara-negara Arab tersebut mencakup pembentukan komite administratif yang berisi teknokrat Palestina yang independen dan profesional. Komite tersebut akan mengawasi bantuan kemanusiaan dan menangani urusan Gaza di bawah pengawasan Otoritas Palestina.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV