Senin, 24 Maret 2025

Korut Komentari Latihan Militer AS dan Korsel

Penulis : Grace El Dora
10 Mar 2025 | 11:11 WIB
BAGIKAN
Dalam foto yang tidak bertanggal ini yang disediakan pada Sabtu (8/3/2025) oleh pemerintah Korea Utara (Korut), pemimpin Korut Kim Jong Un (kanan bawah) mengunjungi galangan kapal untuk membangun kapal perang di lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara. Konten gambar ini sebagaimana adanya dan tidak dapat diverifikasi secara independen. (Foto: Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Dalam foto yang tidak bertanggal ini yang disediakan pada Sabtu (8/3/2025) oleh pemerintah Korea Utara (Korut), pemimpin Korut Kim Jong Un (kanan bawah) mengunjungi galangan kapal untuk membangun kapal perang di lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara. Konten gambar ini sebagaimana adanya dan tidak dapat diverifikasi secara independen. (Foto: Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)

SEOUL, investor.id – Pemerintah Korea Utara (Korsel) mengomentari latihan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dengan Korsel yang dimulai pada Senin (10/3/2025). Korut mengecam latihan militer gabungan AS-Korsel tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan provokatif yang berbahaya.

Pemerintah Korut mengatakan, ada risiko penembakan tidak disengaja yang memicu konfrontasi fisik.

Latihan Freedom Shield tahunan dijadwalkan berlangsung hingga 20 Maret 2025, meskipun latihan tembak-menembak tetap ditangguhkan setelah jet militer Korsel secara keliru menjatuhkan bom di kota sipil dekat perbatasan Korsel-Korut pekan lalu.

Advertisement

Tembakan yang salah itu melukai sedikitnya 29 orang, lapor Reuters pada Senin (10/3/2025).

Pihak Korsel secara tradisional menyerukan agar latihan gabungan AS-Korsel dibatalkan, dengan menyebutnya sebagai awal dari invasi.

Di sisi lain, militer Korsel mengatakan latihan gabungan tersebut bertujuan untuk memperkuat kesiapan aliansi terhadap ancaman seperti Korut.

Korut Komentari Latihan Militer AS dan Korsel
Foto yang disediakan pada Jumat (28/2/2025) oleh pemerintah Korea Utara (Korut) ini menunjukkan uji coba peluncuran rudal jelajah strategis di lepas pantai barat negara tersebut pada Rabu (26/2/2025). Konten gambar ini sebagaimana adanya dan tidak dapat diverifikasi secara independen. (Foto: Korean Central News Agency (KCNA)/ Korea News Service via AP)

"Ini adalah tindakan provokatif yang berbahaya untuk memicu situasi akut di semenanjung Korea, yang dapat memicu konflik fisik antara kedua belah pihak melalui satu tembakan yang tidak disengaja, hingga ke titik ekstrem," ucap kementerian luar negeri Korut seperti dikutip media pemerintah KCNA.

Latihan militer tersebut akan membahayakan keamanan AS, tambah kementerian tersebut.

Terkait kecelakaan bom di Korsel, Kepala Angkatan Udara Lee Young-su membungkuk untuk meminta maaf pada Senin. Ia menyebut kecelakaan pekan lalu belum pernah terjadi sebelumnya, di mana dua jet secara keliru mengebom desa dan melukai sejumlah warga.

"Itu adalah kecelakaan yang seharusnya tidak pernah terjadi dan tidak boleh terjadi lagi," ucap Lee.

Seorang pilot di salah satu jet terdesak waktu dan tidak memeriksa ulang koordinat target. Sementara itu pilot lain di jet lainnya mengikuti dan menjatuhkan bom tanpa memperhatikan koordinat yang salah, lapor Kantor Berita Yonhap yang mengutip hasil sementara penyelidikan militer.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 23 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 52 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 2 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia