Korut Komentari Latihan Militer AS dan Korsel

SEOUL, investor.id – Pemerintah Korea Utara (Korsel) mengomentari latihan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dengan Korsel yang dimulai pada Senin (10/3/2025). Korut mengecam latihan militer gabungan AS-Korsel tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan provokatif yang berbahaya.
Pemerintah Korut mengatakan, ada risiko penembakan tidak disengaja yang memicu konfrontasi fisik.
Latihan Freedom Shield tahunan dijadwalkan berlangsung hingga 20 Maret 2025, meskipun latihan tembak-menembak tetap ditangguhkan setelah jet militer Korsel secara keliru menjatuhkan bom di kota sipil dekat perbatasan Korsel-Korut pekan lalu.
Tembakan yang salah itu melukai sedikitnya 29 orang, lapor Reuters pada Senin (10/3/2025).
Pihak Korsel secara tradisional menyerukan agar latihan gabungan AS-Korsel dibatalkan, dengan menyebutnya sebagai awal dari invasi.
Di sisi lain, militer Korsel mengatakan latihan gabungan tersebut bertujuan untuk memperkuat kesiapan aliansi terhadap ancaman seperti Korut.

"Ini adalah tindakan provokatif yang berbahaya untuk memicu situasi akut di semenanjung Korea, yang dapat memicu konflik fisik antara kedua belah pihak melalui satu tembakan yang tidak disengaja, hingga ke titik ekstrem," ucap kementerian luar negeri Korut seperti dikutip media pemerintah KCNA.
Latihan militer tersebut akan membahayakan keamanan AS, tambah kementerian tersebut.
Terkait kecelakaan bom di Korsel, Kepala Angkatan Udara Lee Young-su membungkuk untuk meminta maaf pada Senin. Ia menyebut kecelakaan pekan lalu belum pernah terjadi sebelumnya, di mana dua jet secara keliru mengebom desa dan melukai sejumlah warga.
"Itu adalah kecelakaan yang seharusnya tidak pernah terjadi dan tidak boleh terjadi lagi," ucap Lee.
Seorang pilot di salah satu jet terdesak waktu dan tidak memeriksa ulang koordinat target. Sementara itu pilot lain di jet lainnya mengikuti dan menjatuhkan bom tanpa memperhatikan koordinat yang salah, lapor Kantor Berita Yonhap yang mengutip hasil sementara penyelidikan militer.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV