Senin, 24 Maret 2025

Kim Jong Un Sebut Senjata Nuklir Korut Bukan Alat Tawar-menawar

Penulis : Grace El Dora
11 Feb 2025 | 16:59 WIB
BAGIKAN
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un memeriksa pabrik produksi bahan nuklir bersama para pejabat, dalam foto yang dipublikasikan oleh Kantor Berita Pusat Korea pada 29 Januari 2025. (Foto: Yonhap)
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un memeriksa pabrik produksi bahan nuklir bersama para pejabat, dalam foto yang dipublikasikan oleh Kantor Berita Pusat Korea pada 29 Januari 2025. (Foto: Yonhap)

SEOUL, investor.id – Pemerintah Korea Utara (Korut) mengatakan senjata nuklirnya bukan alat tawar-menawar, tetapi dirancang untuk penggunaan tempur terhadap segala upaya musuhnya menyerang Korut. Kim menegaskan kembali pendiriannya untuk lebih mengembangkan persenjataan nuklir negara tersebut.

Pernyataan Korut muncul setelah perwakilan kantor presiden Amerika Serikat (AS) mengatakan Amerika akan mengupayakan "denuklirisasi penuh Korea Utara" di bawah kepemimpinan Presiden AS Donald Trump. Pernyataan ini menepis spekulasi Trump mungkin mengupayakan pengurangan senjata daripada tujuan kebijakan jangka panjang denuklirisasi.

Dalam sebuah komentar yang dikeluarkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Korea Utara menekankan kekuatan nuklirnya bukan untuk negosiasi tetapi untuk penggunaan tempur. Ini secara efektif menegaskan mereka tidak berminat untuk kembali ke perundingan denuklirisasi dengan Amerika.

Advertisement
Kim Jong Un Sebut Senjata Nuklir Korut Bukan Alat Tawar-menawar
Bendera Korea Utara berkibar di sebelah kiri, dekat pos jaga militer, terlihat dari observatorium penyatuan di Paju, Korea Selatan, Rabu (29/1/2025). (Foto: AP/Lee Jin-man)

"Kekuatan nuklir kami bukanlah sesuatu yang dapat diiklankan untuk mendapatkan pengakuan dari siapa pun dan bahkan bukan alat tawar-menawar yang dapat ditukar dengan sejumlah uang," lapor KCNA, mengutip pernyataan Kim.

"Kekuatan nuklir negara kami selalu digunakan untuk pertempuran nyata dalam upaya untuk segera menghentikan asal usul setiap upaya invasi oleh pasukan musuh yang melanggar hak kedaulatan negara dan keselamatan rakyat, serta mengancam perdamaian regional," ucapnya seperti dikutip Yonhap, Selasa (11/2/2025).

Menanggapi pejabat dari Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan Uni Eropa (UE) yang menegaskan kembali mereka tidak akan menerima Korut sebagai kekuatan nuklir, otoritas negara itu juga mengecam pernyataan mereka dan menganggapnya "menggelikan".

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 23 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 52 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 2 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia