Senin, 24 Maret 2025

Kopdes Merah Putih akan Lindungi Masyarakat dari Rentenir, Tengkulak, hingga Pinjol Ilegal

Penulis : Ricki Putra Harahap
7 Mar 2025 | 16:53 WIB
BAGIKAN
Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie usai rapat terbatas Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, (7/2/2025). (B-Universe Photo/Ricki Harahap)
Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie usai rapat terbatas Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, (7/2/2025). (B-Universe Photo/Ricki Harahap)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto akan membetuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang akan dibangun di 70.000 hingga 80.000 desa di seluruh Indonesia.

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie menjelaskan, langkah tersebut salah satunya turut menjawab solusi mengatasi jeratan rentenir, tengkulak, dan pinjaman online (pinjol) ilegal yang kerap menjadi sumber kemiskinan di pedesaan.

“Pak Presiden tadi sampaikan Koperasi Desa Merah Putih ini untuk memutuskan rentenir, tengkulak, pinjaman online yang menjerat dan menjadi sumber kemiskinan di desa-desa,” ungkap Budi Arie usai rapat terbatas Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, (7/2/2025).

Advertisement

Dia menjelaskan, Kopdes Merah Putih memiliki layanan simpan dan pinjam dana. Khusus mengenai pinjam dana, ini akan membantu masyarakat perihal pembiayaan supaya tidak lagi terjerat lingkaran kemiskinan.

Seperti yang diketahui, baik rentenir atau pinjol ilegal meskipun menawarkan kemudahan dalam memberikan pinjaman, juga punya tingkat bunga tinggi yang membuat si peminjam menjadi lebih rentan. Ini yang dimaksud masyarakat menjadi rentan terjerat di lingkaran kemiskinan.

Budi menambahkan, Kopdes Merah Putih akan melibatkan bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Nantinya, masing-masing koperasi akan mendapatkan modal awal Rp 5 miliar yang akan digunakan untuk membangun fasilitas pendukung seperti gudang penyimpanan, unit simpan pinjam, hingga klinik desa.

“Rp 5 miliar itu ada komponennya, ada bangun gudangnya, ada bangun cold storage-nya, ada bangun gerai-nya, terus ada truk. Paling tidak ada dua truk, truk dan bengkel, truk desa itu buat ngangkut barang hasil desa, termasuk juga membawa barang-barang ke desa,” ucap Budi Arie.

Sosialisasi ke Kepala Desa

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 32 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 56 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia