Menkop: Pengelolaan Kopdes Merah Putih Dijalankan Secara Profesional dan Transparan

JAKARTA, investor.id – Pemerintah memastikan bahwa pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih harus profesional dan transparan. Nantinya eksistensi Kopdes Merah Putih ini harus berkelanjutan, karena koperasi bukan sekadar membangun fisik tapi juga membangun sumber daya manusia (SDM) dan sistemnya.
“Maka, penguatan kelembagaannya harus kuat, sistem dan tata kelolanya harus baik, dan sebagainya,” papar Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi dalam keterangannya, pada Senin (17/3/2025).
Budi Arie meyakini kelembagaan Kopdes Merah Putih bisa segera direalisasikan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Pihaknya sedang menunggu Inpres yang saat ini dalam tahap harmonisasi.
Lebih dari itu, Budi Arie berharap para pengurus Kopdes Merah Putih berasal dari pemuda-pemuda desa setempat. Dari pemetaan desa yang sudah dilakukan, ada desa yang sudah memiliki koperasi, BUMDes, sampai desa yang sama sekali tidak memiliki lembaga ekonomi (BUMDes dan koperasi) sebanyak 9.440 desa.
“Karakteristik desa itu unik-unik, tidak bisa sama antar desa itu. Nah, fungsi Satgas Kopdes Merah Putih adalah mengharmonisasi ini semua. Ini kan pekerjaan lintas K/L,” ucap Budi Arie.
Baca Juga:
Kopdes Merah Putih akan Lindungi Masyarakat dari Rentenir, Tengkulak, hingga Pinjol IlegalMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan bahwa implementasi Kopdes Merah Putih dilakukan secara bertahap/piloting, diprioritaskan bagi desa yang telah memiliki BUMDes dan koperasi untuk menjadi pilot.
“Kelompok tani yang sudah ada dapat didorong bertransformasi untuk membentuk dan menjadi anggota Kopdes,” kata Sri Mulyani.
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV