Bank Punya Cukup Bantalan untuk Hadapi Tantangan 2025

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut sektor perbankan memiliki cukup bantalan (cushion) untuk menghadapi berbagai tantangan pada tahun 2025. Gagasan itu didasarkan pada sejumlah sentimen positif yang dirasakan sektor perbankan saat ini dan beberapa waktu ke depan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menyampaikan, pada tahun 2025, OJK memperkirakan perbankan akan tetap melanjutkan tren positif, baik terkait penghimpunan dana maupun penyaluran kredit.
“Dengan rasio permodalan yang tinggi, perbankan Indonesia memiliki cushion yang memadai untuk menghadapi tantangan, peluang dan prioritas kebijakan serta pertumbuhan ekonomi pemerintah di tahun 2025,” ungkap Dian kepada wartawan, dikutip pada Minggu (23/2/2025).
Baca Juga:
Kredit Awal Tahun SeretRasio permodalan (CAR) perbankan berada di level tinggi yaitu sebesar 26,69% pada Desember 2025. Ini menjadi bantalan mitigasi risiko yang kuat di tengah kondisi ketidakpastian global. Sementara berdasarkan data OJK yang disampaikan pada Pertemuan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) Tahun 2025, kredit perbankan ditargetkan masih dapat bertumbuh 9–11% year on year (yoy) pada 2025.
Dian menerangkan, beberapa hal yang mendukung asumsi tersebut adalah dengan melihat bahwa perkiraan sebelumnya mengenai penurunan suku bunga AS akan agresif, ternyata dengan situasi terkini menjadi “less aggressive” dan cenderung masih dalam level yang relatif tinggi.
“Namun dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih akan cukup baik diharapkan menarik minat investasi, sehingga meningkatkan peluang perluasan usaha dan permintaan kredit (loan demand),” terang Dian.
Selain itu, proyeksi penurunan suku bunga domestik tahun ini juga diharapkan dapat berdampak positif pada penurunan biaya dana namun tetap cukup menarik bagi nasabah penyimpan (saver) menempatkan dananya di perbankan, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK).
RBB Usai Laporan Keuangan
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV