Asuransi Tokio Marine Indonesia Raup Premi Rp 2,3 Triliun pada 2024

JAKARTA, investor.id – PT Asuransi Tokio Marine Indonesia (TMI) berhasil mencapai premi sebesar Rp 2,3 triliun dan nilai klaim yang menurun dibandingkan tahun sebelumnya pada 2024.
Selain itu, dalam hal kesehatan keuangan perusahaan, TMI mencatatkan Risk-Based Capital (RBC) jauh melebihi batas minimum yang ditetapkan pemerintah.
“Untuk itu, kami sangat menghargai dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi serta komitmen yang telah diberikan oleh para agen," kata Muhammad Ali, Chief Distribution Officer TMI dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (31/1/2025).
Lebih jauh Muhammad Ali mengatakan, pihaknya juga mencatatkan peningkatan signifikan dalam jumlah agen. Tahun lalu jumlah agen bertambah sebanyak 53 agen, kini menjadi 502 agen terdaftar.
“Pencapaian ini sangat luar biasa karena menyumbang pertumbuhan premi dari kanal keagenan sebesar Rp 33 miliar di tahun lalu , dan kami berharap peningkatan jumlah agen ini akan memberikan dampak positif yang lebih besar di tahun 2025," ujarnya.
Inovasi Teknologi
TMI menggelar Agency Kick-Off 2025 bertema Sinergy for Our Future, pada minggu terakhir Januari 2025, di Lavva Lounge, Plaza Senayan, Jakarta. Melalui acara ini, TMI memperkenalkan berbagai inovasi digital dan program keagenan baru yang dirancang khusus untuk memacu kinerja dan memperkokoh daya saing di industri asuransi umum Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh puluhan Agen asuransi Tokio Marine Indonesia dari berbagai penjuru di Indonesia, dan juga dimeriahkan dengan pemberian penghargaan kepada para agen berprestasi sepanjang tahun 2024 yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi TMI.

Turut hadir dalam acara tersebut Sancoyo Setiabudi, Presiden Direktur TMI, Foster Kurniawan, Chief Technology Officer TMI, Muhammad Ali, Chief Distribution Officer TMI, Doddy Dwi S. Sinaga, National Agency Business Head TMI, dan juga Djoko Mulyono, Head of Product Development TMI.
Pada tahun 2024, TMI telah melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan kontribusi para agen terhadap Perusahaan yaitu dengan menambah produk-produk unggulan di segmen retail dan UMKM.
Selain itu, TMI juga telah meluncurkan beberapa inovasi, seperti pembaharuan aplikasi Tokio Marine Agency Applications (TAPPS), yang dapat mendukung dan memudahkan para Agen TMI untuk melakukan penjualan produk asuransi Tokio Marine Indonesia.
Menurut Foster Kurniawan, Chief Technology Officer TMI, mengatakan, memasuki awal tahun 2025, TMI meluncurkan tiga inovasi baru yang dirancang untuk mendukung dan mempermudah pekerjaan agen.
Inovasi pertama adalah pembaruan aplikasi TAPPS, aplikasi yang dirancang khusus untuk para agen TMI, kini hadir dengan empat fitur baru yaitu Real-Time Production Tracking yang menampilkan penjualan dan pencapaian secara langsung, Outstanding Reminder untuk mengingatkan premi yang belum terbayar, Renewal Reminder untuk membantu agen mengamankan perpanjangan polis secara proaktif), dan Points Reward untuk memudahkan pemantauan poin sekaligus penukaran insentif.
Selanjutnya, TMI juga memperkenalkan layanan Digital Emergency Road Assistant (ERA) yang menawarkan unique selling point dibanding kompetitor, seperti chat langsung dengan mekanik, pelacakan posisi mobil derek secara real-time, serta fast response dan nationwide coverage.
Bagi para agen TMI, keunggulan Digital ERA ini tidak hanya memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan, tetapi juga mendorong peningkatan penjualan berkat layanan yang cepat dan mudah, yang dapat membedakan produk TMI dari asuransi kendaraan lainnya.
Agency AI Personal Assistant (APA) , sebuah inovasi yang menjadikan TMI sebagai pelopor dalam penerapan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) di industri asuransi. Didukung oleh fitur AI-Powered Support, komunikasi multi-bahasa, penyesuaian respons berdasarkan kebutuhan nasabah, rekomendasi produk (upsell), serta akses 24/7.
Solusi ini diharapkan membantu agen TMI bekerja lebih efisien dan efektif, serta memberikan layanan terbaik bagi para pelanggan.
Sementara itu, Doddy Dwi S. Sinaga, Agency Department Head TMI, menyampaikan bahwa TMI selalu memberikan berbagai program menarik, seperti perjalanan wisata, bagi agen yang berhasil mencapai target.
Pada tahun 2024, TMI telah memberikan rewards berupa 21 tiket untuk perjalanan ke Jepang dan 64 tiket untuk perjalanan ke Jerman.
Untuk kampanye tahun ini, TMI akan meluncurkan satu program perjalanan baru selain ke Jepang dan Swiss & Italia, yang ditujukan bagi seluruh agen dengan target Premi antara 250 juta hingga 500 juta per tahun dengan tujuan perjalanan ke Vietnam.
“Selain itu, dalam kampanye mendatang di tahun 2025 ini, TMI masih akan melanjutkan program tahun sebelumnya yang cukup efektif memotivasi agen untuk terus bertumbuh namun di waktu yang sama juga berkontribusi kepada profitabilitas perusahaan,” kata Doddy.
Tak hanya itu, Djoko Mulyono selaku Head of Product Development TMI, kembali menghadirkan inovasi melalui produk asuransi terbaru yaitu Autopartner yang dirancang untuk mempermudah agen dalam memasarkan produk sekaligus memberikan nilai saing di pasar.
Produk baru ini menawarkan fleksibilitas dengan tiga pilihan paket Comprehensive Basic, Comprehensive Plus, dan Total Loss Only (TLO) serta berbagai fitur unggulan seperti perlindungan hingga usia kendaraan 20 tahun, layanan darurat di jalan (Emergency Road Assistance), dan 24 opsi perluasan jaminan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.
Selain itu, TMI juga menghadirkan perlindungan khusus untuk kendaraan listrik, termasuk jaminan untuk baterai dan perangkat pengisian daya. Dengan fitur tambahan seperti New for Old, penggantian untuk ban dan velg, hingga layanan mobil pengganti. Produk ini memberikan kemudahan dan kenyamanan lebih bagi pelanggan.
“Bagi agen, inovasi ini tidak hanya meningkatkan daya tarik produk di tengah persaingan, tetapi juga memperkuat posisi TMI sebagai mitra yang mendukung efisiensi dan keberhasilan mereka dalam pemasaran,” pungkasnya.
Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV