Indeks Keyakinan Konsumen Menguat Akan Mendorong Bisnis Waralaba Terus Bertumbuh

JAKARTA, investor.id - Bisnis waralaba di Indonesia diprediksi terus tumbuh, dengan para pelaku usaha optimistis terhadap prospeknya, terutama di sektor kuliner.
Survei Konsumen Bank Indonesia pada Februari 2025 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat. Hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2025 yang berada pada level optimis sebesar 126,4.
Tetap kuatnya keyakinan konsumen pada Februari 2025 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). IKE tercatat sebesar 114,2, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 113,5.
Sementara itu, IEK tetap berada pada level optimis sebesar 138,7, meski lebih rendah dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 140,8.
Kuatnya keyakinan konsumen tersebut menjadi alasan bahwa daya beli masyarakat di pasar Indonesia masih ada.
"Daya beli masyarakat masih ada di pasar Indonesia. Jadi kami masih punya rencana ekspansi yang cukup optimistis tahun ini dengan merencanakan embuka 7 hingga 10 gerai Texas Chicken, dan kita fokus di Jabodetabek," kata Direktur PT. Quick Serve Indonesia (QSI) Melisa Kristi kristianto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (18/3/2025).
Diketahui, Kemendag mencatat hingga Februari 2025, terdapat 157 pemberi waralaba dalam negeri dan 154 pemberi waralaba luar negeri. Dari jumlah tersebut, sektor food & beverage (F&B) masih mendominasi dengan komposisi 47,77 persen diikuti jasa kecantikan, pendidikan non-formal, ritel, dan lainnya.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebutkan total omzet bisnis waralaba di Indonesia pada 2024 mencapai Rp143,25 triliun.
Pemerintah mendukung pengembangan kewirausahaan nasional, antara lain melalui penguatan merek lokal, serta kemitraan usaha berbasis waralaba dan lisensi.
Gerai Texas Chicken Stasiun Whoosh Halim yang baru dibuka itu merupakan gerai ke-8 di Jakarta. "Sebagai pemegang hak tunggal waralaba satu - satunya di Indonesia untuk Texas Chicken, kami tentunya PT. Quick Serve Indonesia ingin lebih dekat dengan konsumen, yaitu dengan cara menambah gerai Texas Chicken di area Timur Jakarta kali ini," ujar Melisa.
Melisa mengungkapkan, pembukaan gerai kali ini didasari oleh permintaan dari sosial media Texas Chicken tepatnya Instagram @texaschickendn untuk menambah gerai di area Timur Jakarta.
"Perusahaan tidak hanya melihat dari satu sisi saja untuk menentukan lokasi gerai yang akan dibangun, tapi melihat dari beberapa sisi dan kondisi. Pertumbuhan infrastruktur dan moda transportasi Whoosh yang diminati banyak masyarakat untuk perjalanan pribadi ataupun perjalanan bisnis, mulai dari mahasiswa, pekerja ataupun keluarga dari atau ke Kota Bandung menarik perhatian kami," tutur Melisa.
Menurutnya, dengan lokasi stasiun yang strategis dan jadwal perjalanan dengan banyak pilihan serta minat pasar yang cukup tinggi terhadap Whoosh, maka kami memilih gerai ke-19 Texas Chicken di Stasiun Whoosh Halim. "Selain itu lokasi stasiun Whoosh mudah diakses dengan pengguna LRT," kata Melisa.
Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV