Senin, 24 Maret 2025

Indeks Keyakinan Konsumen Menguat Akan Mendorong Bisnis Waralaba Terus Bertumbuh

Penulis : Imam Suhartadi
18 Mar 2025 | 12:38 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi bisnis  (Foto: Yonhap/ Gettyimagesbank)
Ilustrasi bisnis (Foto: Yonhap/ Gettyimagesbank)

JAKARTA, investor.id - Bisnis waralaba di Indonesia diprediksi terus tumbuh, dengan para pelaku usaha optimistis terhadap prospeknya, terutama di sektor kuliner.

Survei Konsumen Bank Indonesia pada Februari 2025 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat. Hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2025 yang berada pada level optimis sebesar 126,4.

Tetap kuatnya keyakinan konsumen pada Februari 2025 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). IKE tercatat sebesar 114,2, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 113,5.

Advertisement

Sementara itu, IEK tetap berada pada level optimis sebesar 138,7, meski lebih rendah dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 140,8.

Kuatnya keyakinan konsumen tersebut menjadi alasan bahwa daya beli masyarakat di pasar Indonesia masih ada.

"Daya beli masyarakat masih ada di pasar Indonesia. Jadi kami masih punya rencana ekspansi yang cukup optimistis tahun ini dengan merencanakan embuka 7 hingga 10 gerai Texas Chicken, dan kita fokus di Jabodetabek," kata Direktur PT. Quick Serve Indonesia (QSI) Melisa Kristi kristianto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Diketahui, Kemendag mencatat hingga Februari 2025, terdapat 157 pemberi waralaba dalam negeri dan 154 pemberi waralaba luar negeri. Dari jumlah tersebut, sektor food & beverage (F&B) masih mendominasi dengan komposisi 47,77 persen diikuti jasa kecantikan, pendidikan non-formal, ritel, dan lainnya.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebutkan total omzet bisnis waralaba di Indonesia pada 2024 mencapai Rp143,25 triliun.

Pemerintah mendukung pengembangan kewirausahaan nasional, antara lain melalui penguatan merek lokal, serta kemitraan usaha berbasis waralaba dan lisensi.

Gerai Texas Chicken Stasiun Whoosh Halim yang baru dibuka itu merupakan gerai ke-8 di Jakarta. "Sebagai pemegang hak tunggal waralaba satu - satunya di Indonesia untuk Texas Chicken, kami tentunya PT. Quick Serve Indonesia ingin lebih dekat dengan konsumen, yaitu dengan cara menambah gerai Texas Chicken di area Timur Jakarta kali ini," ujar Melisa.

Melisa mengungkapkan, pembukaan gerai kali ini didasari oleh permintaan dari sosial media Texas Chicken tepatnya Instagram @texaschickendn untuk menambah gerai di area Timur Jakarta.

"Perusahaan tidak hanya melihat dari satu sisi saja untuk menentukan lokasi gerai yang akan dibangun, tapi melihat dari beberapa sisi dan kondisi. Pertumbuhan infrastruktur dan moda transportasi Whoosh yang diminati banyak masyarakat untuk perjalanan pribadi ataupun perjalanan bisnis, mulai dari mahasiswa, pekerja ataupun keluarga dari atau ke Kota Bandung menarik perhatian kami," tutur Melisa.

Menurutnya, dengan lokasi stasiun yang strategis dan jadwal perjalanan dengan banyak pilihan serta minat pasar yang cukup tinggi terhadap Whoosh, maka kami memilih gerai ke-19 Texas Chicken di Stasiun Whoosh Halim. "Selain itu lokasi stasiun Whoosh mudah diakses dengan pengguna LRT," kata Melisa.

Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 37 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia