Ini Tantangan yang Kerap Dihadapi Pengusaha Waralaba F&B

JAKARTA, investor.id - CEO Indotrading Handy Chang mengatakan, bisnis waralaba makanan dan minuman (food and beverage/F&B) memberikan peluang bagi pengusaha untuk menjalankan bisnis dengan sistem yang sudah terbukti sukses. Namun, ada tantangan besar yang kerap dihadapi pengusaha waralaba F&B.
Handy mengatakan, industri F&B di Indonesia telah mengalami perkembangan yang pesat, dengan model bisnis waralaba/franchise menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhannya. Namun, ada tantangan besar yang harus dihadapi, terutama dalam penyediaan bahan baku dan peralatan dapur yang diperlukan untuk operasional sehari-hari.
"Pengusaha waralaba F&B perlu memiliki akses yang mudah dan cepat ke bahan baku dan peralatan dapur berkualitas untuk menjaga kelancaran operasional mereka," ungkapnya dalam keterangan pers, Kamis (20/1/2025).
Hal itu, tambah Handy, karena ketersediaan bahan baku yang tepat waktu dan peralatan yang efisien dapat mempengaruhi kecepatan produksi, kualitas produk, dan kepuasan pelanggan. Mesin pengolah makanan yang efisien dan peralatan masak yang andal adalah kunci untuk memastikan bahwa bisnis F&B tetap berjalan lancar.
Menurut Handy, pengusaha waralaba di sektor F&B tidak hanya membutuhkan bahan baku berkualitas, tetapi juga peralatan dapur yang dapat menunjang produksi dengan maksimal. Indotrading mempermudah mereka untuk mendapatkan keduanya, sehingga mereka bisa fokus pada kualitas produk dan pelayanan.
Baca Juga:
Jurus Jitu Dorong Industri FurniturSebagai platform B2B terbesar di Indonesia, Handy memaparkan, platfomrnya menyediakan akses mudah bagi pengusaha waralaba untuk menemukan bahan baku, peralatan dapur, dan kemasan makanan dari berbagai supplier terverifikasi. Setidaknya tercatat lebih dari 20 ribu transaksi di kategori F&B pada 2024, dengan lebih dari 60% transaksi berasal dari pengusaha waralaba yang mencari bahan baku dan peralatan yang mendukung operasional mereka.
Fasilitasi Konektivitas
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV