Senin, 24 Maret 2025

Minat Gen Z Membangun UMKM Kuliner Semakin Meningkat

Penulis : Mardiana Makmun
20 Feb 2025 | 07:23 WIB
BAGIKAN
Stefanie Kurniadi dari Foodizz Academy (kiri), Chef Rahmat, Marketing Manager BlueBand Professional Renta Situmeang, dan Business Incubation & Stakeholder Management Department - BNI Tika Larasati berbicara mengenai bisnis kuliner yang dilakukan UMKM.
Stefanie Kurniadi dari Foodizz Academy (kiri), Chef Rahmat, Marketing Manager BlueBand Professional Renta Situmeang, dan Business Incubation & Stakeholder Management Department - BNI Tika Larasati berbicara mengenai bisnis kuliner yang dilakukan UMKM.

JAKARTA, investor.id – Minat Gen Z (generasi Z) dan milenial membangun UMKM di bidang kuliner semakin meningkat. Generasi ini juga sekaligus menjadi pasar yang besar. Program pengembangan UMKM yang komprehensif dapat membantu mereka mengembangkan usaha kulinernya.

“UMKM berperan penting bagi ekonomi di Indonesia sehingga perlu didukung keberadaannya. Kalau UMKM nya berkembang, GDP nya juga berkembang. Apalagi generasi sekarang, Gen Z dan milenial banyak yang buka startup kuliner,” kata Marketing Director PT. Flora Food Indonesia, Ade Savitri, di sela peluncuran BlueBand Professional UMKM Star #AhlinyaRasaSukses di Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Tak hanya menjadi pelaku UMKM kuliner, Stefanie Kurniadi dari Foodizz Academy memaparkan, Gen Z juga menjadi pasar yang besar bagi bisnis kuliner. “Kami berada dalam satu industri dari tiga kebutuhan pokok, yaitu kuliner, dan dengan populasi masyarakat yang besar. Ibaratnya buka pagar rumah, taro meja, bisa jualan makanan. Apalagi, jumlah pasar terbesar kuliner adalah Gen Z yang populasinya semakin membesar. Gen Z ini gak punya kebiasaan masak di rumah, senangnya beli di luar. Jadi ini potensi yang besar sekali bagi bisnis kuliner. Lihat saja, setiap hari ada saja makanan yang viral,” papar Stefanie.

Advertisement

Meski begitu, Stefanie menegaskan, para UMKM, termasuk Gen Z harus tahu bagaimana menjadi UMKM kuliner yang bisa memenangkan persaingan. “Harus tahu bagaimana untuk jadi excellent, harus ada inovasi produk, supaya bisa memenangkan persaingan,” ujar Stefanie.

Sebagai generasi yang melek teknologi, Chef Rahmat menilai UMKM yang dilakukan Gen Z harusnya bisa lebih sukses. Karena itu, ia menegeaskan, “Level UMKM yang berbasis tradisonal harus dinaikkan, jangan tertinggal jauh dengan yang menggunakan teknologi. Higienitas juga harus diproritaskan,” ujar Chef Rahmat.

Tak kurang pengusaha Martabak Pecenongan 78, Sinta Wiryawan memberikan kiat sukses berbisnis kuliner. “Saya memulai dengan jualan martabak 777 SB di emperan toko, yang menjadi cikal bakal Martabak Pecenongan 78. Martabak saya enak karena menggunakan bahan premium termasuk margarin berkualitas sehingga aromanya wangi dan juga bervitamin,” kata Sinta.

Selain bahan premium, keunikan martabak Sinta adalah banyak toping. “Martabak saya banyak toping sehingga menjadi pelopor martabak sultan nomor satu,” ungkap Sinta.

Sinta berpesan, meskipun kualitas martabak yang dibuatnya nomor satu, kadang juga bisa tidak laku. “Saya dulu pernah gak laku seloyang pun. Buat Gen Z,kalau jualan belum laku, jangan patah semangat, terus saja jualan sambil memperbaiki kekurangan,” tandas Sinta.

Untuk membantu UMKM mengembangkan diri, Blueband meluncurkan program pengembangan UMKM yang komprehensif. untuk memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner di Indonesia. Program ini menggabungkan kompetisi digital, master class yang dipandu oleh para ahli, dan dukungan bisnis praktis di Jakarta, Bandung, dan Surabaya mulai Februari hingga Juni 2025.

"Inisiatif ini menunjukkan dedikasi BlueBand yang berkelanjutan untuk mendukung UMKM kuliner Indonesia," ucap Ade Savitri.

Program ini telah mendapat dukungan dari Maman Abdurrahman, ST, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia. “Program  ini merupakan salah satu contoh kontribusi positif dalam upaya mendorong UMKM Kuliner untuk naik kelas, lebih berkembang, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian negara di masa mendatang,” kata Maman Abdurrahman.

Editor: Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Terkerek Ringan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini terkerek ringan. Cek juga harga buyback emas Antam.
Market 9 menit yang lalu

Ada yang Ketok Dividen Hari Ini, Biasanya Gede

Salah satu saham yang menarik untuk dikoleksi adalah saham BRI (BBRI). BBRI sendiri menggelar RUPST hari ini.
Market 30 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 59 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 2 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia