Senin, 24 Maret 2025

Pupuk Indonesia Kolaborasi dengan TNI AD dan PTPN Optimalisasi Lahan Tidur dan Cegah Kerusakan Lingkungan

Penulis : Yurike Metriani
15 Mar 2025 | 16:45 WIB
BAGIKAN
Kepala Staf Angkatan Darat (kiri) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi (kanan). (Pupuk Indonesia)
Kepala Staf Angkatan Darat (kiri) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi (kanan). (Pupuk Indonesia)

JAKARTA, investor.id - Sebagai strategi optimalisasi lahan dan pencegahan kerusakan lingkungan, PT Pupuk Indonesia (Persero) menggandeng TNI Angkatan Darat (AD) dan PT Perkebunan Nusantara I untuk mengoptimalkan lahan untuk mengimplementasikan program Agro Forestry di Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Timur (Jatim) di atas lahan seluas 1.000 hektar. Kolaborasi ini dimulai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pupuk Indonesia dengan TNI AD yang dilakukan oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengenai Program Environment Sosial Governance (ESG) Dalam Rangka Mendukung Upaya Penguatan Binter melalui Kegiatan Ketahanan Pangan dan Bersatu dengan Alam.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Portofolio & Pengembangan Usaha Pupuk Indonesia Jamsaton Nababan dengan Aster Kasad, Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, dan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I Teddy Yunirman Danas di Jakarta, Jumat (14/3/2025).

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi mengungkapkan kolaborasi bersama TNI AD dan PT Perkebunan Nusantara I ini menjadi wujud nyata Pupuk Indonesia dalam menjalankan operasional usahanya selalu memperhatikan aspek lingkungan dan menerapkan prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).

"Pupuk Indonesia bersama stakeholder mengoptimalkan lahan yang belum dimanfaatkan, baik itu lahan milik TNI AD maupun milik PT Perkebunan Nusantara I dalam rangka mitigasi perubahan iklim. Program ini sekaligus menjadi strategi Pupuk Indonesia untuk penyerapan karbon atau dekarbonisasi, dalam rangka mewujudkan net zero emission (NZE) yang ditargetkan pemerintah tahun 2060," ungkap Rahmad.

Advertisement

Dalam kerja sama ini total ada 1.000 Ha lahan yang akan menjadi sasaran program penanaman pohon Agro Forestry. Lahan-lahan tersebut tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat dan Jawa Timur, antara lain di Kabupaten Bandung, Purwakarta, Cianjur dan Sukabumi untuk wilayah Jawa Barat. Selanjutnya, kerja sama serupa akan dilaksanakan di wilayah Malang, Jawa Timur.

Lebih lanjut Rahmad mengatakan bahwa ribuan hektar lahan tersebut akan banyak ditanami pohon jenis buah-buahan sehingga program ini memberikan dampak positif dalam program swasembada pangan nasional yang terus dipercepat oleh pemerintah.

Sebagai contoh, Rahmad mengatakan di wilayah Purwakarta, Jawa Barat, Pupuk Indonesia bersama dengan TNI AD dan PT Perkebunan Nusantara I menanam sebanyak 56.220 bibit pohon dengan berbagai jenis, khususnya buah-buahan di atas lahan 200 hektar. Di sini, Pupuk Indonesia juga melibatkan masyarakat, sehingga pohon-pohon yang ditanam memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan.

Program Agro Forestry Pupuk Indonesia Grup merupakan inovasi sosial yang saat ini menjadi program andalan di Pupuk Indonesia. Melalui program ini, Pupuk Indonesia bisa membantu penghijauan dan mewujudkan Indonesia lebih sehat di masa depan.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan bahwa, program ini berjalan step by step dan mampu memberikan manfaat nyata. Program ini dulu diawali di atas lahan seluas 10 hektar, kemudian meningkat menjadi 200 hektar, dan sekarang tembus 1.000 hektar.

"Jawa Barat menjadi contoh, saya ajak lagi wilayah lain, saya yakin program penanaman pohon Agro Forestry mampu membawa perubahan positif dengan cepat, menjadi bukti nyata dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat sekitar," tandas Maruli.

Editor: Yurike Metriani (yurikemetriani@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 48 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia