Tak Ikut Kirab, Bupati Trenggalek tengah Cedera

JAKARTA, investor.id - Sejumlah kepala daerah terpilih tak mengikuti prosesi kirab dari kawasan Monumen Nasional (Monas) menjelang acara pelantikan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/2/2025). Beberapa dari kepala daerah langsung datang ke Istana karena mengalami kendala kesehatan.
Sejumlah kepala daerah terpilih dan tamu undangan mulai memasuki kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pukul 08.30 WIB.
Beberapa kepala daerah tampak dalam kondisi fisik yang prima seperti Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah Yonas Kenelak. Namun, dia datang ke Istana dengan bantuan kursi roda.
Kemudian, ada pula Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin yang datang ke Istana dengan terpincang dan harus menggunakan tongkat kruk. Ketika ditanya wartawan, Arifin mengaku tengah mengalami cedera.
"Ada sport injury, angkle ligamennya putus," ucap Arifin.
Meski tengah cedera, Arifin mengaku sangat bersemangat untuk mengikuti pelantikan kepala daerah yang akan dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana. Apalagi, katanya, pelantikan kepala daerah ini bersejarah karena untuk kali pertama dilakukan serentak.
Lebih lanjut, Arifin mengatakan sudah siap untuk mengikuti prosesi pelantikan kepala daerah walau dirinya harus melawan cedera. Dia juha mengaku sudah melakukan persiapan agar dapat mengikuti pelantikan dengan lancar.
"Kemarin sudah gladi dua hari. Malah yang gladi pertama kita ikut jalan cuma malamnya kaki saya bengkak, persiapannya cuma minum pain killer sama anti inflamasi biar kuat berdiri," ucapnya.
Diketahui, pelantikan kepala daerah dilakukan secara serentak di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/2/2025) mulai pukul 10.00 WIB. Total ada 961 kepala daerah dan wakil kepala yang akan dilantik meliputi 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV