Senin, 24 Maret 2025

DPD Desak Penambahan Petugas Haji 2025

Penulis : Harso Kurniawan
17 Feb 2025 | 21:55 WIB
BAGIKAN
RDP Komite III DPD RI dengan Kementerian Agama (Kemenag) terkait penyelenggaraan haji 2025. (ist)
RDP Komite III DPD RI dengan Kementerian Agama (Kemenag) terkait penyelenggaraan haji 2025. (ist)

JAKARTA, Investor.id – Komite III DPD RI mendesak pemerintah menambah kuota petugas haji 2025 guna memastikan pelayanan jemaah tetap optimal. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief, DPD RI menyoroti pengurangan jumlah petugas yang berisiko menurunkan kualitas layanan.

Hilman Latief menjelaskan, biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 1446 H/2025 turun menjadi Rp 89.410.258,79, yang berdampak pada turunnya biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) bagi jemaah. Namun, kebijakan efisiensi ini juga menyebabkan kuota petugas haji berkurang dari 4.600 orang pada 2023 menjadi hanya 2.210 orang di 2025.

“Pengurangan ini sangat mengkhawatirkan. Kami meminta pemerintah mempertimbangkan kembali agar jumlah petugas yang melayani jemaah haji tidak berkurang drastis,” tegas Wakil Ketua Komite III DPD RI Dailami Firdaus dalam RDP, Senin (17/2/2025).

Advertisement

Anggota DPD RI dari Maluku Utara Hasby Yusuf menegaskan, kuota petugas haji harus ditambah agar tidak menghambat pelayanan bagi jemaah. Sebab, pemerintah sebelumnya berkomitmen menambah petugas haji demi meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kami tidak ingin jemaah haji kesulitan, karena kurangnya petugas. Pemerintah harus memenuhi janjinya untuk menambah kuota petugas demi kenyamanan dan kelancaran ibadah haji,” ujar dia.

Anggota DPD dari Bengkulu Destita Kharilisani khawatir terhadap beban berat yang akan ditanggung oleh petugas haji. Dalam kondisi saat ini, satu petugas harus menangani hingga 300 jemaah, yang sangat tidak ideal.

“Jika penambahan petugas sulit dilakukan melalui mekanisme pemerintah, alternatif seperti kerja sama dengan penyelenggara haji swasta perlu dipertimbangkan agar pelayanan tetap maksimal,” sarannya.

Komite III DPD RI juga menegaskan pengawasan terhadap istitha'ah kesehatan jemaah harus diperketat, mengingat 5% kuota haji diperuntukkan bagi lansia. 

Dailami Firdaus menekankan bahwa pelayanan kesehatan yang memadai sangat penting untuk memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik. 

“Kami akan terus mengawal kebijakan haji ini. Pemerintah harus segera mengambil langkah untuk menambah petugas haji agar pelayanan tetap optimal dan jemaah bisa beribadah dengan tenang,” pungkas Dailami.

Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 46 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia