Senin, 24 Maret 2025

Prabowo akan Tinjau Investesi China di KEK Batang Senilai Rp 16 Triliun

Penulis : Ricki Putra Harahap
18 Mar 2025 | 21:13 WIB
BAGIKAN
Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden China Xi Jinping (kanan) di salah satu ruangan di Great Hall of The People, Beijing, China, pada Sabtu (9/11/2024). (Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)
Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden China Xi Jinping (kanan) di salah satu ruangan di Great Hall of The People, Beijing, China, pada Sabtu (9/11/2024). (Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batang, Jawa Tengah, pada Kamis (20/03/2025) mendatang.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo akan meninjau kerja sama “Two Countries, Twin Parks” antara Indonesia dengan Provinsi Fujian, China yang memiliki nilai investasi sebesar Rp 16 triliun.

“Tadi kami menyampaikan perkembangan perekonomian dan rencana terkait dengan kawasan ekonomi khusus. Tadi Bapak Presiden menyatakan terkait kawasan ekonomi khusus di Batang,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai bertemu dengan Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa (18/32025).

Advertisement

Airlangga menyampaikan, kerja sama tersebut sebelumnya pernah dibahas saat Prabowo berkunjung ke China menemui Presiden Xi Jinping. Dengan demikian, kunjungan ke Batang nanti merupakan tindak lanjut dari pertemuan tersebut.

“Direncakan mereka akan investasi Rp 16 triliun, ini pembicaraan menjadi pembicaraan saat presiden bertemu dengan Presiden Xi Jin Ping. Sesudah ini merupakan tindak lanjut pertemuan tersebut,” jelas Airlangga.

Selain itu, Airlangga juga melaporkan perkembangan kawasan ekonomi khusus lainnya seperti perluasan KEK Nongsa di Batam dan rencana masuknya beberapa perusahaan pusat data (data center).

“Kami menjelaskan mengenai perkembangan kawasan di Nongsa yang akan ada perluasan, dimana itu juga mengundang Bapak Presiden untuk hadir karena ada rencana beberapa data center akan masuk ke sana,” ucap Menko Perekonomian.

Sementara di KEK Singhasari di Malang, Airlangga bilang King College telah beroperasi. Selanjutnya akan bergabung Queen Mary sebagai bagian dari Russell Group.

“Dan ini adalah merupakan bagian dari keluarga Russell Group atau yang memiliki selain King College, juga Queen Mary dan juga ada Imperial College,” tutupnya.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Terkerek Ringan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini terkerek ringan. Cek juga harga buyback emas Antam.
Market 9 menit yang lalu

Ada yang Ketok Dividen Hari Ini, Biasanya Gede

Salah satu saham yang menarik untuk dikoleksi adalah saham BRI (BBRI). BBRI sendiri menggelar RUPST hari ini.
Market 30 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 59 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 2 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia