Tentara Sudan Kembali Duduki Istana Presiden

KHARTOUM, investor.id – Tentara Sudan kembali menduduki istana presiden. Pihaknya telah telah merebut kembali kendali atas istana kepresidenan di ibu kota Khartoum untuk pertama kalinya, sejak perang dengan Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/ RSF) dimulai hampir dua tahun lalu.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh seorang sumber militer kepada Anadolu pada Jumat (21/3/2025), menurut sumber Anadolu yang meminta agar identitasnya dirahasiakan.
Sumber itu menyatakan pasukan tentara berhasil merebut kendali penuh atas istana setelah mengusir para pejuang dari kelompok paramiliter RSF.
Tentara Sudan membagikan rekaman di media sosial yang menunjukkan momen saat mereka memasuki istana setelah pertempuran sengit selama beberapa hari dengan RSF. Kendati demikian, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pimpinan militer Sudan atau RSF terkait pengambilalihan tersebut.
Dalam beberapa pekan terakhir, wilayah yang dikuasai RSF telah menyusut dengan cepat dan kini berada di bawah kendali tentara Sudan di berbagai negara bagian, termasuk Khartoum, Al-Jazira, Nil Putih, Kordofan Utara, Sennar, dan Nil Biru.
Tentara dan RSF telah berperang sejak pertengahan April 2023 yang menewaskan lebih dari 20.000 dan 14 juta orang mengungsi, menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan otoritas lokal.
Namun, penelitian dari sejumlah universitas di Amerika Serikat (AS) memperkirakan jumlah korban tewas sebenarnya sekitar 130.000 orang.
Seruan dari komunitas internasional dan PBB untuk mengakhiri perang semakin meningkat dengan peringatan akan terjadinya bencana kemanusiaan karena jutaan orang menghadapi kelaparan dan kematian akibat kekurangan pangan. Konflik telah menyebar ke 13 dari 18 negara bagian di Sudan.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV