Trump Sebut The Fed Harus Pangkas Suku Bunga Saat Tarif Meningkat

WASHINGTON, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan The Federal Reserve (The Fed) harus memangkas suku bunga saat tarif meningkat. Pendapat ini bertolak belakang dengan bank sentral AS, saat para pejabat mempertimbangkan biaya ekonomi dari tarif yang ditetapkannya.
"The Fed akan jauh lebih baik jika memangkas suku bunga saat tarif AS mulai beralih (melonggarkan) ke dalam ekonomi. Lakukan hal yang benar. 2 April adalah Hari Pembebasan di Amerika!!!" unggah Trump dalam lewat media sosialnya Truth Social seperti dikutip Bloomberg, Kamis (20/3/2025).
Unggahan Trump pada Rabu (19/3/2025) muncul saat pemerintahannya bersiap untuk mengungkap gelombang tarif baru, yang menurut Gubernur The Fed Jerome Powell akan memengaruhi perkiraan.
Para pejabat Fed mempertahankan suku bunga acuan mereka tetap stabil untuk pertemuan kedua berturut-turut, seperti yang diharapkan. Powell meremehkan kekhawatiran yang membara tentang perlambatan tetapi mengakui ketidakpastian tarif merupakan faktor dan sudah berkontribusi terhadap inflasi barang, tetapi mungkin terbukti sementara.
Pemerintahan Trump bersiap untuk mengumumkan gelombang tarif baru pada 2 April 2025, meskipun cakupan pastinya tidak jelas. Trump telah menjanjikan apa yang disebut tarif timbal balik setidaknya pada beberapa negara sebagai balasan, meskipun pemerintahannya belum menentukan negara mana atau berapa tarifnya.
Trump telah berulang kali mengirim pesan yang membingungkan tentang The Fed, terkadang menyerukan pemotongan dan menolak untuk campur tangan.
Sebelumnya pada Rabu, penasihat ekonomi nasional Trump yaitu Kevin Hassett menekankan presiden AS dan pejabat sangat menghormati independensi The Fed.
Meskipun demikian, Hassett menjelaskan dirinya berbeda dengan perkiraan pertumbuhan The Fed, dengan mengatakan ia mengantisipasi tingkat pertumbuhan 2,5%. Pejabat Fed sekarang memperkirakan ekspansi 1,7%.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV