Pejabat The Fed Beri Petunjuk Suku Bunga di Tengah Risiko Inflasi AS

WASHINGTON, investor.id – Pejabat The Federal Reserve (The Fed) Adriana Kugler memberi petunjuk suku bunga di tengah risiko inflasi Amerika Serikat (AS). Ia memperingatkan inflasi AS dapat menjadi hal yang sulit sementara harga mungkin akan naik lagi, yang mengisyaratkan bank sentral AS harus mempertahankan suku bunga tetap untuk sementara waktu.
“Saya sebenarnya cukup khawatir dengan beberapa persistensi inflasi yang telah kita lihat,” katanya seperti dikutip CNBC internasional, Senin (10/3/2025).
Dia menunjuk pada percepatan ekspektasi inflasi baru-baru ini, yang katanya dia perhatikan dengan saksama dampaknya terhadap cara bisnis menetapkan harga dan cara pekerja menegosiasikan upah. Hal ini pada gilirannya berarti mereka dapat memberi dampak balik terhadap inflasi.
Beberapa titik data terkini mengindikasikan kekhawatiran dari konsumen tentang kenaikan harga, dengan Indeks Kepercayaan Konsumen terbaru dari Conference Board menunjukkan ekspektasi inflasi 12 bulan melonjak menjadi 6% pada Februari 2025, naik dari 5,2% pada bulan sebelumnya.
“Saya adalah salah satu dari mereka yang sangat mendukung kebijakan apa pun yang benar-benar menjaga ekspektasi inflasi tetap terjaga. Dan saya pikir itu penting, dan itu telah membantu kita dengan baik,” kata Kugler.
Ke depannya, Kugler dari The Fed mengindikasikan harga juga dapat naik lagi.
“Saya pikir Anda tahu ada alasan untuk percaya, secara potensial, bahwa mungkin ada kenaikan harga dan inflasi yang lebih persisten,” tuturnya. Kugler menambahkan, harga yang lebih tinggi dapat berasal dari beberapa kebijakan yang mungkin sedang dipertimbangkan dan beberapa yang telah diberlakukan.
Kebijakan semacam itu juga dapat memengaruhi aktivitas ekonomi, kata dia.
"Kita mungkin perlu memperhitungkan beberapa persistensi yang saya sebutkan, karena kategori harga yang berbeda, karena ekspektasi inflasi, dan mungkin karena beberapa kebijakan baru yang akan kita terapkan," jelas Kugler.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV