Senin, 24 Maret 2025

The Fed Masih Tunggu Kebijakan Trump Sebelum Gerakkan Suku Bunga AS

Penulis : Grace El Dora
10 Mar 2025 | 11:43 WIB
BAGIKAN
Gubernur The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell berpidato pada Forum Kebijakan Moneter tahunan Amerika Serikat (AS) di New York, AS pada Jumat (7/3/2025). (Foto: AP/ Richard Drew)
Gubernur The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell berpidato pada Forum Kebijakan Moneter tahunan Amerika Serikat (AS) di New York, AS pada Jumat (7/3/2025). (Foto: AP/ Richard Drew)

NEW YORK, investor.id – The Federal Reserve (The Fed) masih menunggu kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelum menggerakkan suku bunga AS. Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan bank sentral dapat menunggu untuk melihat bagaimana tindakan kebijakan agresif Trump.

Dengan pasar yang gelisah atas usulan Trump terkait tarif dan masalah lainnya, Powell mengulangi pernyataan yang telah ia dan rekan-rekannya sampaikan baru-baru ini. The Fed sudah berulang kali mengungkapkan soal kesabaran pada kebijakan moneter, di tengah tingginya tingkat ketidakpastian.

"(Gedung Putih) sedang dalam proses menerapkan perubahan kebijakan yang signifikan dalam empat bidang berbeda (yaitu) perdagangan, imigrasi, kebijakan fiskal, dan regulasi. Dampak bersih dari perubahan kebijakan inilah yang akan penting bagi perekonomian dan jalur kebijakan moneter," ucapnya dalam pidato di Forum Kebijakan Moneter AS seperti dikutip Associated Press, Senin (10/3/2025).

Advertisement

Powell memperhatikan ketidakpastian seputar perubahan dan kemungkinan dampaknya tetap tinggi. Ia mengungkapkan, The Fed kini berfokus pada pemisahan sinyal dari gangguan seiring dengan perkembangan prospek. Kami tidak perlu terburu-buru dan berada dalam posisi yang baik untuk menunggu kejelasan yang lebih baik.

Komentar tersebut setidaknya tampak agak bertentangan dengan ekspektasi pasar yang berkembang terhadap pemangkasan suku bunga tahun ini.

Karena pasar telah bergejolak oleh perubahan posisi Trump dalam agendanya, khususnya rencana tarifnya, para trader telah memperkirakan pengurangan suku bunga setara dengan tiga perempat poin persentase 75 basis poin (bps) pada akhir tahun. Pemangkasan suku bunga AS ini diperkirakan dimulai pada Juni 2025, menurut pengukur FedWatch CME Group.

Namun, komentar Jerome Powell menunjukkan The Fed akan berada dalam mode wait and see sebelum memetakan pelonggaran kebijakan lebih lanjut.

"Kebijakan tidak berada pada jalur yang telah ditetapkan sebelumnya. Sikap kebijakan kami saat ini berada pada posisi yang baik untuk menghadapi risiko dan ketidakpastian yang kami hadapi dalam mengejar kedua sisi mandat ganda kami," kata dia.

Forum kebijakan disponsori oleh Clark Center for Global Markets dari Booth School University of Chicago dan mengundang sejumlah pejabat The Fed. Sebagian besar regulator bank sentral AS akhir-akhir ini memperkirakan ekonomi AS akan bertahan dan inflasi akan turun kembali ke target Fed sebesar 2%, dengan iklim suku bunga masih belum jelas karena kebijakan Trump.

Dalam penilaiannya, Powell juga berbicara sebagian besar positif tentang lingkungan makro. Menurutnya AS berada dalam posisi yang baik dengan pasar tenaga kerja yang solid dan inflasi kembali ke target.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Terkerek Ringan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini terkerek ringan. Cek juga harga buyback emas Antam.
Market 5 menit yang lalu

Ada yang Ketok Dividen Hari Ini, Biasanya Gede

Salah satu saham yang menarik untuk dikoleksi adalah saham BRI (BBRI). BBRI sendiri menggelar RUPST hari ini.
Market 26 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 55 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia