Pasar Asia Pasifik Diwarnai Ketidakpastian Ekonomi AS Jelang Akhir Pekan

TOKYO, investor.id – Pasar Asia Pasifik masih diwarnai ketidakpastian ekonomi Amerika Serikat (AS), menjelang akhir pekan. Pasar Asia Pasifik dibuka beragam, karena kerugian Wall Street dan ketidakpastian seputar ekonomi AS terus membebani ekuitas.
S&P/ ASX 200 Australia diperdagangkan 0,12% lebih tinggi.
Nikkei 225 Jepang naik 0,34% sementara Topix naik 0,27%. Kospi Korea Selatan tergelincir 0,16%, sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil turun 0,86%.
Indeks berjangka Hang Seng (HSI) Hong Kong berada di 24.065 juga lebih lemah dari penutupan terakhir HSI di 24.219,95.
Inflasi utama Jepang naik 3,7% tahun ke tahun pada Februari 2025, turun dari level tertinggi dua tahun sebesar 4% yang terlihat pada Januari 2025.
Saham berjangka AS diperdagangkan di sekitar garis datar setelah upaya untuk memperpanjang reli yang dipicu The Federal Reserve (The Fed) pada Rabu (19/3/2025) terhenti.
Semalam di AS, S&P 500 turun 0,22%, menggagalkan upaya pasar untuk pulih dari kekalahan selama sebulan dan ditutup pada 5.662,89. Nasdaq Composite turun 0,33% dan mengakhiri hari pada 17.691,63, terbebani oleh kerugian di Apple dan Alphabet. Dow Jones Industrial Average turun tipis 11,31 poin, atau 0,03% dan ditutup pada level 41.953,32.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV